SATELITNEWS.COM, SERANG – Kendaraan roda empat Pickup Silver, dengan Nomor Polisi B-9294-TAR terperosok ke saluran irigasi, tepatnya di Jl. Irigasi Sentul – Pamarayan, Kampung Pabuaran Nagreg, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Dalam kejadian tersebut, satu orang dikabarkan meninggal dunia.
Dari informasi peristiwa tersebut terjadi Minggu 31 Agustus sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu jendaran Roda 4 Daihatsu (Grandmax) Pickup Silver No. Pol (B-9294-TAR) berpenumpang 13 orang hendak menuju cisait, kemudian oleng ke kanan dan masuk ke sungai.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Ade Ivan Munasyah membenarkanya adanya peristiwa mobil berpenumpang yang terperosok ke saluran irigasi tersebut.
Kata Ivan, dari 13 penumpang ada satu orang yang meninggal dunia. Korban meninggal dunia yaitu atas nama Ridwan (29 Tahun) Pekerjaan swasta, Alamat Kampung Cisait Muncang, Kecamatan Kragilan.
“Korban dan kendaraan sudah dapat dievakuasi ketepi sungai, 1 orang Korban (MD) sudah dibawa ke RSUD Serang dan Mobil sudah di derek ke Polres Serang oleh unit laka,” ujarnya, Senin (1/9/2025).
Ivan menuturkan, 1 orang meninggal dunia karena terhimpit badan mobil didalam sungai.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
Sementara, Kasatlantas Polres Serang AKP Fery Oktaviari Pratama mengatakan, sebelum mengalami musibah, mobil Daihatsu pickup yang dikemudikan Sukirno, 24 tahun, diketahui melaju dari arah Sentul menuju Pamarayan. Setiba di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba oleng ke kiri.
“Informasi yang kami dapat, sopir warga Kragilan ini mencoba membanting stir ke kanan saat papasan dengan kendaraan dari arah berlawanan namun kendaraan tidak bisa dikendalikan dan masuk ke sungai irigasi,” kata Fery.
Setelah tenggelam dalam sungai, sopir bersama 11 penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan cara keluar dari dalam mobil, namun satu penumpang tidak menyelamatkan diri karena terjepit badan kendaraan.
“Petugas Polsek Kragilan dibantu petugas BPBD dan masyarakat berhasil mengevakuasi jasad korban dari dasar sungai. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr Drajat Prawiranegara. Untuk sopir dan 11 penumpang hanya mengalami luka ringan,” tuturnya.
Kapolsek Kragilan Kompol Entang Cahyadi, menambahkan kedua belas penumpang itu merupakan warga Kampung Cisait Muncang yang bekerja sebagai buruh bangunan di Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.
“Kedua belas korban merupakan buruh bangunan satu kampung yang akan bekerja di Pamarayan. Kasus kecelakaan tunggal itu sudah ditangani Unit Gakkum Polres Serang,” pungkasnya. (sidik)
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
























