SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Dua raksasa sepakbola Brasil dan Argetina kompak kalah dalam laga terakhir babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu (10/9/2025). Brasil takluk 0-1 atas Bolivia dan memuluskan Bolivia ke babak playoff. Sementara Argentina kalah 0-1 atas Ekuador dalam laga yang diwarnai dua kartu merah.
Laga Brasil melawan Bolivia di Estadio Municipal de El Alto, Rabu (10/9/2025) pagi WIB, diwarnai keputusan kontroversial wasit Cristian Garay yang memberi penalti untuk tuan rumah.
Dalam laga itu, Bolivia sudah mengancam sejak menit ke-5, namun tembakan jarak jauh Gabriel Villamil melambung di atas gawang Brasil. Dua menit berselang, tembakan Luis Haquin ditepis Alisson.
Kiper Liverpool itu kembali melakukan penyelamatan pada menit ke-17 saat menghalau tembakan Miguelito. Menit ke-29, Alisson kembali menahan tembakan jarak jauh Migueliton yang mengarah ke tengah gawang.
Brasil berupaya keluar dari tekanan. Luiz Henrique berhasil melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah gawang Bolivia pada menit ke-39, namun digagalkan oleh kiper Carlos Lampe.
Bolivia akhirnya mencetak gol di injury time babak pertama. Pelanggaran Burno Guimaraes terhadap Roberto Fernandez di kotak penalti Brasil diganjar hukuman penalti.
Keputusan itu tergolong kontroversial karena sekilas Bruno tampak tidak menyentuh Fernandez, namun wasit memutuskan penalti usai mengecek tayangan ulang. Miguelito selaku penendang sukses menjebol gawang Alisson. Skor 1-0 menutup babak pertama.
Pada babak kedua, Bolivia tak mengendurkan serangan. Fernandez nyaris menambah keunggulan di menit ke-54, namun tembakan kerasnya sukses ditepis Alisson.
Skor 1-0 tetap bertahan hingga usai. Dengan hasil ini, Bolivia finis di urutan tujuh klasemen akhir kualifikasi zona Conmebol dengan 20 poin. Mereka menggeser Venezuela yang kalah 3-6 dari Kolombia dan finis di urutan delapan dengan 18 poin.
Bolivia pun berhak mendapat satu jatah playoff interkontinental ang akan digelar Maret 2026 demi mengejar satu tiket ke Piala Dunia. Sedangkan Brasil yang sudah dipastikan lolos finis di urutan lima dengan 28 poin.
Sementara Ekuador vs Argentina berjalan panas di laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol. Diwarnai dua kartu merah, Tim Tango kalah 0-1.
Bermain di Estadio Banco Pichincha, Quito, Rabu (10/9/2025) pagi WIB, laga berjalan ketat. Ekuador bisa menekan Argentina, yang main tanpa Lionel Messi di laga ini. Ancaman ditebar Ekuador sejak menit ketiga. Gonzxalo Plata bisa menanduk bola corner Pedro Vite, namun upayanya masih melenceng tipis dari gawang.
Di 15 menit pertama, Ekuador banyak menekan Argentina. Beberapa peluang merepotkan barisan pertahanan Albiceleste, yang digalang Nicolas Otamendi Leonardo Balerdi.
Di menit ke-31, Argentina kian kesulitan usai Otamendi dikartu merah. Ia melanggar keras Enner Valencia, yang membuat Ekuador unggul jumlah pemain.
Situasi itu membuat Ekuador banyak menekan Argentina. Sampai akhirnya, tuan rumah mendapat penalti di masa injury time babak pertama, usai Nicolas Tagliafico melanggar Angelo Preciado. Enner Valencia bisa mengeksekusinya jadi gol, membawa keunggulan 1-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, gantian Ekuador yang apes. Moises Caicedo diusir usai menelan kartu kuning keduanya pada menit ke-50. Kini situasinya sama-sama 10 vs 10.
Kondisi itu tak mampu dimanfaatkan Argentina untuk bisa mengimbangi perlawanan Ekuador. Anak asuh Lionel Scaloni kesulitan menghadirkan ancaman serius.
Hingga laga tuntas, skor akhirnya tak berubah. Argentina kalah 0-1 dari Ekuador di laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol.
Hasil ini tak menggoyahkan Argentina di puncak klasemen, yang tetap memimpin dengan 38 poin. Sementara Ekuador naik ke peringkat dua dengan 29 poin, menyalip Uruguay, Kolombia, dan Brasil, yang mengemas 28 poin dari 18 laga. (dm)