SATELITNEWS.COM, LEBAK—Harga daging dan telur ayam di Pasar Rangkasbitung dan Pasar Sampay Kabupaten Lebak mengalami kenaikan yang siginifikan dalam dua pekan terakhir. Kondisi tersebut tidak sedikit dikeluhkan pembeli.
Berdasarkan informasi, kenaikan daging ayam mencapai Rp 3.000, dari sebelumnya Rp 35 ribu kali kini mencapai Rp 38 ribu kg, sementara telur ayam dari sebelumnya Rp 26 ribu kini mencapai Rp 28 ribu hingga Rp 29 ribu perkilogram. Kenaikan harga tersebut karena berbagai faktor, salah satunya karena adalah dari tingkat peternak seiring dengan meningkatnya minta masyarakat merayakan Maulid Nabi serta program makan bergizi gratis.
Amin salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Rangkasbitung, menyatakan kenaikan harga daging ayam sudah terjadi dua pekan terakhir. Dirinya menduga kenaikan ini terjadi seiring tingginya minat masyarakat merakan Maulid Nabi.
“Kenaikan ini tentu mulanya dari distributor ya, kita jual sebelumnya Rp 35 ribu kini kita terpaksa naikkan menjadi Rp 38 ribu karena gimana pun juga kita tidak mau rugi,” ujar Amin, Minggu (15/9/2025).
Amin menyebut tidak menutup kemungkinan harga daging ayam ini akan kembali kenaikan harga. Sebab, Kabupaten Lebak khususnya mayoritas umat muslim sehingga perayaan Maulid Nabi hampir digelar di seluruh wilayah Lebak. “Biasanya seperti itu (jelang Maulid Nabi harga daging ayam naik),” katanya.
Sementara Kepala Bidang Perdagangan Disiperindag Lebak, Yani menyebutkan, penyebab kenaikan tersebut karena bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW dan MGB. “Kenaikan seiring meningkatnya permintaan untuk hajatan, perayaan Maulid Nabi, maupun program Makan Bergizi Gratis serta naiknya biaya produksi akibat ada kenaikan harga DOC (Day Old Chick),” terangnya.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Diminta Tak Main Simpan Pinjam
Lebih lanjut, menurutnya harga saat mengalami fluktuasi karena tidak sepenuhnya terus-menerus mahal. Untuk daging ayam di Pasar Rangkas yang semula Rp35 ribu menjadi Rp38 ribu ada kenaikan hingga Rp3 ribu rupiah dan info dari pedagang. Sementara telur ayam, mengalami hal yang sama yakni fluktuasi harga. “Untuk Telur ayam dari Rp26 ribu menjadi Rp 28 ribu ada kenaikan sebesar Rp 2.000 kemungkinan bisa di pengaruhi memasuki bulan mulud,” pungkasnya. (mulyana)
























