SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) untuk membentuk duta pelajar anti-narkoba. Program ini difokuskan pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebagai upaya masif untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Kepala Bidang Pendidikan SMP pada Disdik Kabupaten Tangerang, Dedy Haryanto, menyatakan bahwa peredaran narkoba di kalangan pelajar sudah sangat mengkhawatirkan. “Program ini adalah langkah kami untuk melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Dedy, di Aula Disdik Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, sesuai arahan Kepala Disdik Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, program ini mengedepankan semangat kolaboratif. Oleh karena itu, rapat koordinasi melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP. Para kepala sekolah diajak berdiskusi tentang konsep, sosialisasi, hingga tahapan pelaksanaan program secara berkelanjutan.
“Semangatnya mengajak para pelajar SMP untuk turut berpartisipasi dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” jelas Dedy.
Di tempat yang sama, Sekretaris BNK Tangerang, Arif Rahman, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan inisiatif BNK, yaitu “Bersinar” (Bersih dari Narkoba) di lingkungan pendidikan.
“Program ini bukan hanya domain sekolah, kepala sekolah, atau guru, melainkan juga melibatkan peserta didik,” kata Arif.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir, Perluas Akses Permodalan Masyarakat
Ia berharap, gagasan pembentukan duta pelajar ini didukung oleh seluruh elemen pendidikan SMP, baik negeri maupun swasta. Dengan program ini, Arif meyakini upaya melawan narkoba akan semakin masif.
“Program ini juga langkah kita bersama untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman bahaya narkoba,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























