SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Inter Milan balik ke jalur kemenangan di Liga Italia 2025/2026. Menjamu Sassuolo, Nerazzurri menang tipis 2-1.
Pada pertandingan pekan keempat di Giuseppe Meazza, Senin (22/9/2025) dini hari WIB, Inter bermain agresif sejak menit awal. Menduetkan Pio Esposito dan Marcus Thuram di depan, Inter sudah mengancam pada menit ketujuh.
Carlos Augusto melakukan solo run dari pertahanan menuju daerah Sassuolo dan mengakhirinya dengan sepakan keras ke gawang, tapi Arijanet Muric bisa menepisnya.
Tujuh menit kemudian, Inter akhirnya membuka skor lewat Federico Dimarco. Kerjasama apik Nicolo Barella dan Petar Susic diakhiri dengan umpan ke kotak penalti.
Dimarco tanpa kesulitan menceploskan bola dari jarak 14 yard. Setelah kebobolan, Sassuolo tersengat dan balik menyerang Inter.
Mengandalkan Domenico Berardi dan Andrea Pinamonti, Sassuolo punya kans untuk menyamakan skor tapi belum menemui hasil. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Masuk di babak kedua, Sassuolo dan Inter terlibat jual-beli serangan.
Satu peluang didapat Pinamonti ketika tandukannya pada menit ke-63 memaksa Martinez terbang untuk menepis bola. Augusto juga punya peluang untuk menambah gol pada menit ke-76 andaikan tendangan keras meneruskan umpan terobosan Lautaro Martinez tidak ditepis.
Inter menggandakan keunggulan pada menit ke-81 lewat bunuh diri Tarik Muhamerovic. Augusto dari depan kotak penalti melepaskan tembakan, yang membuat bola membentur Muhamerovic dan mengecoh Muric.
Selisih dua gol tak bertahan lama karena Sassuolo berhasil memangkasnya pada menit ke-84 lewat Walid Cheddira. Cheddira berhasil menyelinap di antara bek-bek Inter untuk menggapai umpan Berardi, sebelum menceploskan ke gawang Martinez.
Inter sempat mencetak gol ketiga pada menit ke-86 saat Davide Frattesi menjebol jala mantan timnya dari jarak dekat. Sayangnya, gol itu dianulir VAR karena Frattesi terjebak offside.
Hingga laga tuntas, Inter tetap menang 2-1. Tiga poin membuat Inter naik ke posisi ke-10 Klasemen Liga Italia dengan enam poin, sementara Sassuolo di posisi ke-14 dengan tiga poin.
Pelatih Inter Cristian Chivu tampak tak puas-puas amat dengan penampilan timnya. Chivu senang karena Inter berhasil keluar dari tren negatif. Meskipun, permainan Inter tak sepenuhnya memuaskan terlepas dari performa bagus kiper lawan.
“Hal positifnya adalah menang, karena kami benar-benar membutuhkannya, dan tadi juga sebuah penampilan yang bagus,” cetus Cristian Chivu kepada DAZN. “Kami bisa saja menamatkan permainan lebih awal, tapi kami menghadapi seorang kiper yang sedang tampil sangat bagus.”
“Ketika mereka mencetak gol di menit-menit akhir, tidak terelakkan bahwa hal itu menciptakan ketegangan, tapi kami mencoba memainkan permainan kami dan menciptakan peluang. Kami menderita sampai akhir dan itu bagus.”
“Yang paling penting dari pertandingan malam ini adalah menang. Saya kira tim bisa bermain lebih baik lagi, kami bisa mengalirkan bola lebih cepat, menyerang celah dengan lebih baik, meskipun tidak mudah ketika lawan bertahan dengan dalam,” sambung pelatih Rumania itu.
“Kami telah menunjukan karakter, determinasi, dan sikap yang tepat, dan ada kualitas juga. Kami menciptakan peluang untuk mengamankan kemenangan lebih awal, tapi si kiper membuat begitu banyak penyelamatan yang bagus,” imbuh Chivu usai Inter Milan menang. (dm)