SATELITNEWS.COM, SERANG – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Narkotika Nasional (BNN) Karya Padarincang Bersinar, di Kampung Cigadel, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (24/9/2025). SPPG BNN ini, mempekerjakan para mantan penyalahgunaan Narkoba
Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, dapur MBG ini, menyediakan 4.000 porsi makanan bergizi setiap hari, dengan jumlah penerima sebanyak 3,769 orang, untuk TK, SD, SMP, MTS, ibu menyusui dan hamil, hingga balita yang tersebar di Kecamatan Padarincang.
“Kami membangun SPPG, diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan seperti, UMKM, petani, peternakan, tukang sayur dan dapat membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Selain itu, kata Suyudi SPPG ini menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan kelompok masyarakat, termasuk mantan penyalahguna narkoba yang tentunya membutuhkan dukungan lingkungan sosial, agar tidak terjerumus kembali dalam penyalahgunaan narkoba.
“Anak-anak yang terkena narkotika, jangan jadikan mereka musuh, tapi berikan mereka semangat untuk bisa kembali ke jalan yang benar, kita rehabilitasi dan memperdayakan supaya sembuh,” tambahnya.
Suyudi mengungkapkan, di SPPG BNN Padarincang terdapat 50 mantan pecandu narkoba yang bekerja, baik membeli bahan-bahan makanan, memasak makanan, serta mengantarkannya.
Baca Juga: Aturan Baru MBG, Bos SPPG Wajib Standby Jam 02.00
Diharapkan, BNN Provinsi Banten untuk terus berkoordinasi dengan SPPG BNN ini supaya bisa saling bersinergi, dalam pencegahan kekambuhan dari para mantan pecandu narkoba.
Kemudian pemerintah daerah, jajaran Forkompinda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, agar dapat memberikan perhatian dan dukungan kepada para mantan pecandu narkoba yang telah pulih dari ketergantungan obat-obatan ini.
“Mereka adalah korban dan mereka adalah orang-orang yang sakit, yang harus kita sama-sama sembuhkan, dan jangan kita jauhi dan musuhi. Berikan mereka kesempatan, untuk beraktivitas secara positif dan produktif, tentunya dengan minat dan kemauan yang mereka miliki,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni menyebut jika program ini sebagai investasi masa depan dalam rangka menggapai Indonesia Emas 2045. Menurut Andra Soni, program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah, ibu hamil, dan balita merupakan salah satu program terbaik dan cepat Presiden Prabowo Subianto.
Program ini harus didukung semua pihak karena kesehatan dan kecukupan gizi anak adalah investasi jangka panjang untuk kehidupan bangsa.“Investasi masa depan,” kata Andra Soni.
Kata Gubernur, pendirian SPPG adalah bukti nyata komitmen bersama dalam menjawab persoalan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Untuk itu, SPPG harus menjadi pusat pelayanan gizi yang mudah diakses masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Bujuk Puluhan SPPG Urus SLHS
“Tidak boleh ada anak sekolah, balita, dan ibu hamil yang kesulitan mendapatkan layanan gizi,” ujarnya.
Andra Soni menegaskan, program MBG harus didukung semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan terutama oleh masyarakat prasejahtera.
Ia mengajak semua pihak, berkolaborasi mendukung program pemenuhan gizi tersebut. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Banten diyakini akan mencetak generasi sehat, cerdas, unggul, dan berdaya saing. (sidik)
























