SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang mengusulkan program Jam Belajar Masyarakat (JBM), sebagai upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Usulan ini disampaikan dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) di Sekretariat Dewan Pendidikan, Smart Building, Tigaraksa, Rabu (24/9/2025), dengan tujuan untuk mendorong peran orang tua dalam mengontrol dan membimbing anak.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Mas Iman Kusnandar, merasa prihatin dengan minimnya bimbingan dan pengawasan orang tua terhadap anak saat ini. Hal ini, menurutnya, berpotensi merugikan masa depan generasi muda. Salah satu masalah utama yang disoroti adalah penggunaan smartphone berlebihan.
“Tentu sangat prihatin, terhadap perkembangan generasi saat ini akibat minimnya pengawasan setelah aktivitas belajar di sekolah. Karena, masih banyak ditemui penggunaan handphone yang berlebihan, bahkan melakukan aktivitas di luar sampai larut malam. Tentunya, ini akan berdampak negatif dalam perkembangan si anak,” kata Mas Iman.
Menurutnya, penggunaan smartphone berlebihan dapat menimbulkan dampak fisik dan mental yang berbahaya. Dari segi fisik, dapat mengganggu penglihatan dan jam tidur anak, serta menyebabkan ketegangan otot. Sementara itu, dari sisi mental, dapat memicu kecemasan, depresi, kesulitan fokus, mudah marah, dan ketergantungan.
Oleh karena itu, Dewan Pendidikan merasa bertanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pendidikan anak. Program JBM ini akan memberikan pemahaman kepada orang tua, agar mau membimbing dan mengontrol anak, terutama dalam penggunaan gadget, sebagai langkah untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Melihat situasi tersebut kami tidak boleh diam, semoga FGD ini dapat pemahaman bersama terhadap rekomendasi penerapan JBM dengan pendekatan yang sesuai di Kabupaten Tangerang,” tutupnya.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, menyambut baik usulan ini. Ia menilai program JBM sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
“Kami mengapresiasi langkah dan upaya yang dilakukan Dewan Pendidikan, semoga melalui FGD ini dapat menghasilkan kajian yang matang dan dapat direalisasikan di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























