SATELITNEWS.COM, TANGERANG--AC Milan menjamu Napoli dalam lanjutan Liga Italia. Rossoneri berhasil merebut tiga poin dari Partenopei.
AC Milan vs Napoli berlangsung di San Siro, Senin (29/9/2025) dini hari WIB. Laga ini tuntas 2-1 untuk kemenangan pasukan Massimiliano Allegri.
Milan sudah memimpin 1-0 di menit ketiga. Alexis Saelemaekers merobek gawang Napoli dari jarak dekat usai memanfaatkan assist Christian Pulisic.
Skor diperbesar Milan menjadi 2-0 di menit ke-31. Pulisic mencatatkan namanya di papan skor setelah bekerja sama dengan Youssouf Fofana.
Milan harus bermain dengan 10 orang setelah Pervis Estupinan diganjar kartu merah karena menarik Giovanni Di Lorenzo. Wasit juga sekaligus memberikan hadiah penalti untuk Napoli.
Kevin De Bruyne maju sebagai eksekutor dan memperkecil ketertinggalan Napoli menjadi 1-2 di menit ke-60. Kiper Mike Maignan gagal membaca arah bola.
Napoli berjuang keras mencari gol penyeimbang dan menghadirkan beberapa peluang. Milan pada akhirnya mampu mempertahankan kemenangannya dengan skor 2-1.
Hasil ini mengantarkan Milan naik ke puncak klasemen dengan 12 poin. Napoli di urutan kedua setelah kalah selisih gol. Roma juga punya 12 poin dan duduk di posisi ketiga. Juventus ada di urutan keempat dengan 11 poin.
Pelatih Milan Massimiliano Allegri puas AC Milan mengalahkan Napoli yang menurutnya lawan yang berat di Serie A. Namun, ia mewanti-wanti timnya untuk tak terlena dengan hasil ini.
Allegri juga memuji semangat juang anak asuhannya untuk bisa mengalahkan Napoli. Menurutnya Napoli lawan yang berat. Apalagi, Milan harus bermain dengan 10 pemain di laga ini sejak pertengahan babak kedua. Milan mampu bertahan dengan baik menahan gempuran tim tamu.
Meski begitu, Allegri mewanti-wanti anak asuhannya untuk tak cepat berpuas diri usai kemenangan ini. Ia menilai kompetisi masih sangat panjang. “Saya senang karena ini adalah ujian yang penting dan sangat sulit melawan tim Napoli yang berkualitas,” ujar Allegri kepada DAZN Italia.
“Babak pertama kami hebat, sayangnya babak kedua kami hanya bermain dengan 10 pemain. Setidaknya kami berhasil melatih pertahanan kami, situasi seperti ini bisa membuat kami terpaksa membuang peluang mencetak gol.
“Para pemain bermain sangat baik, tetapi ini baru permulaan. Kami harus menikmati kemenangan malam ini, lalu mulai besok mulai fokus pada pertandingan berikutnya sebelum jeda internasional,” jelasnya.
Dalam laga tersebut, Luka Modric main penuh dalam kemenangan AC Milan atas Napoli. Adrien Rabiot sampai heran dengan kekuatan fisik pemain berusia 40 tahun tersebut.”Bermain dengan Luka itu mudah, karena dia tahu cara mengendalikan tempo, meskipun sejujurnya saya tidak tahu bagaimana dia bisa berlari seperti itu selama 90 menit di usianya yang sudah 40 tahun,” kata Rabiot yang
merupakan rekan Modric di lini tengah.
“Dia suka bermain sepak bola dan menikmati dirinya di lapangan, dia suka bertahan, menyerang, semuanya. Tim ini punya banyak kualitas dan kami semua juga senang bertahan, karena bermain dengan 10 orang memang tidak mudah, tapi kami menunjukkan kemampuan kami,” sambungnya.
Sementara itu, pelatih Napoli Antonio Conte kesal melihat Napoli kebobolan gol cepat saat dikalahkan AC Milan. Conte menyorot lini pertahanan Il Partenopei yang lagi tidak baik-baik saja.
Sebab, Napoli kehilangan fokus di menit awal sehingga bisa dibobol Saelemaekers. Ini seperti membuktikan kalau pertahanan Napoli lagi tidak oke, setidaknya empat laga terakhir.
Napoli tidak pernah clean sheet dan sudah kebobolan tujuh gol, termasuk saat dikalahkan 0-2 oleh Manchester City. Padahal di tiga laga awal, Napoli cuma kebobolan satu gol. “Sayang disayangkan kami harus kebobolan cepat, tim harusnya bisa lebih baik dalam dua situasi tersebut,” ujar Conte kepada DAZN Italia.
“Tidak mudah bertanding di San Siro dan tertinggal setelah empat menit. Kami bermain seperti biasanya, saya suka performa tim di babak pertama, kami menekan Milan begitu tinggi, menciptakan peluang, tapi memang masih banyak pekerjaan yang harus dibereskan karena kami kebobolan terlalu banyak gol belakangan. Jika Anda lihat dua gol saat bertemu Pisa dan dua gol hari ini, jumlahnya bertambah,” sambungnya.
“Pertahanan selalu jadi senjata utama kami, jadi kami harus terus bekerja keras memperbaikinya.” (dm)