SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Di era serba digital ini, gadget, TV, dan layar komputer sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak. Namun, di balik kemudahan akses informasi, ada risiko kesehatan serius yang mengintai: mata minus (rabun jauh).
Banyak orang tua mungkin sering melihat buah hatinya duduk terlalu dekat dengan televisi, menyipitkan mata saat membaca, atau mengeluh mata cepat lelah. Menurut ahli, tanda-tanda ini bisa jadi sinyal awal adanya mata minus pada anak yang harus diwaspadai.
Mengapa Mata Minus ‘Menyerang’ Anak?
Mata minus terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina, melainkan di depannya. Akibatnya, benda yang jauh terlihat buram.
Dokter Spesialis Mata di Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Artha Latief, Sp.M, menjelaskan bahwa kondisi ini pada anak sering dipicu oleh kebiasaan terlalu lama menatap layar, kurangnya aktivitas di luar ruangan, atau faktor keturunan.
“Mata minus pada anak sering kali tidak disadari orang tua. Padahal, bila tidak segera diperiksa, mata minus bisa bertambah dan tidak disadari. Pertambahan mata minus ini akan mengganggu aktivitas belajar maupun perkembangan anak. Pemeriksaan mata rutin sejak dini sangat penting agar dapat dilakukan penanganan yang tepat,” tegas dr. Artha kepada satelitnews.com, Kamis (02/10/2025).
Baca Juga: Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat
Tanda-Tanda Mata Minus pada Anak
Orang tua perlu lebih jeli memperhatikan gejala ini, agar dapat segera mengambil tindakan. Pertama, anak sering menyipitkan mata saat melihat jauh.
Kedua, Anak sering tampak mengedip-ngedipkan mata terutama sewaktu menggunakan gadget dan atau sedang menonton televisi.
Ketiga, sering duduk terlalu dekat dengan layar atau papan tulis. Keempat, mengeluh sakit kepala atau mata cepat lelah. Serta kelima, kesulitan melihat jelas dari jarak jauh.
Pentingnya Penanganan Cepat: Bukan Sekadar Kacamata.
Mata minus bukan hanya masalah penglihatan, tapi juga dapat berdampak pada prestasi sekolah dan kualitas hidup anak. Jika tidak ditangani, minus bisa terus bertambah bahkan menimbulkan risiko komplikasi serius di kemudian hari.
Baca Juga: Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik
“Penanganan yang diberikan dokter mata tidak hanya sebatas kacamata. Ada berbagai metode lain, seperti lensa khusus atau terapi tertentu, yang dapat membantu mengendalikan progresivitas minus pada anak,” tambah dr. Artha.
Jika anak menunjukkan gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata. Penanganannya bisa berupa, penggunaan Kacamata yang disesuaikan dengan kondisi mata anak. Serta terapi obat tetes midriatika Atropine digunakan untuk mengendalikan laju pertambahan minus pada kasus tertentu.
Ini ‘Resep’ Jitu Ortu untuk Cegah Minus Bertambah
Selain pemeriksaan rutin, orang tua juga punya peran krusial dalam membantu anak menjaga kesehatan mata dengan menerapkan langkah-langkah berikut:
Pertama, batasi waktu layar dan penggunaan gawai: Terapkan aturan screen time untuk mengurangi paparan layar dan gawai.
Kedua, ajarkan bermain di luar ruangan: Aktivitas outdoor telah terbukti sebagai salah satu cara untuk menghambat laju pertumbuhan mata minus.
Ketiga, ciptakan pencahayaan yang baik: Pastikan saat membaca atau belajar, pencahayaan cukup agar mata tidak cepat lelah.
Keempat, nyalakan mode malam hari atau mode filter sinar biru: Gunakan fitur ini pada komputer, gawai, dan telepon genggam saat malam hari, terutama mendekati jam tidur.
Kelima, hindari tidur dengan lampu kamar menyala: Pada beberapa penelitian terbukti berperan terhadap laju pertambahan mata minus anak.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono menambahkan, di Bethsaida Hospital Gading Serpong, pihaknya menyediakan Klinik Mata yang dilengkapi dengan dokter spesialis berpengalaman, untuk menangani berbagai masalah mata, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
“Kami berkomitmen untuk memberikan perawatan mata yang menyeluruh, mulai dari pemeriksaan rutin hingga penanganan untuk kondisi mata yang lebih beragam,” jelasnya.
“Kesehatan mata adalah bagian penting dari kualitas hidup. Di Bethsaida Hospital Gading Serpong, kami menyediakan layanan medis yang didukung oleh dokter spesialis berpengalaman dan peralatan canggih. Kami siap membantu Anda menjaga kesehatan mata, dari pencegahan hingga penanganan kondisi mata yang lebih beragam,” tandasnya. (aditya)
























