SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Fermin Aldeguer tampil sebagai juara MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok pada Minggu (5/10) siang WIB. Sementara nasib buruk menimpa sang juara dunia, Marc Marquez. Rider Ducati itu jatuh ditabrak Marco Bezzecchi di awal dan dilaporkan patah tulang bahu.
Balapan baru dimulai pada tikungan ketujuh, bencana datang kepada Marc Marquez. Dirinya disundul Marco Bezzecchi dan kemudian terseret ke gravel. Marquez terpelanting. Marquez kemudian terlihat kesakitan saat memegang tangan kanannya. “Ada patah tulang bahu,” jelas manajer tim Ducati, Davide Tardozzi seperti dilansir dari situs resmi MotoGP.
Marc Marquez langsung terbang ke Spanyol untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut. Kembali, ‘kutukan’ Sirkuit Mandalika tampaknya masih melekat kepada The Baby Alien.
Pada musim perdana MotoGP Mandalika di tahun 2022, Marc Marquez mengalami kecelakaan di tengah kualifikasi ketika masih berseragam Honda. Sampai-sampai, pebalap Spanyol itu mengalami gangguan penglihatan. Pun tahun berikutnya, Marquez mengalami kecelakaan dan gagal finis.
Musim lalu, saat menunggangi Desmosedici GP23, motornya mengalami gangguan teknis. Marquez sempat finis keenam di Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 pada Sabtu (4/10) dan kini kembali Marquez belum pernah rasakan naik podium di Lombok.
Marc Marquez kemudian meninggalkan padock dengan tangan kanan yang dimasukkan ke dalam baju. Dilansir dari DAZN, Marquez mengaku akan segera terbang ke Kota Madrid untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. “Sepertinya ada ligamen yang robek. Saya akan terbang ke Madrid untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Saya tidak bisa bilang, ‘saya baik-baik saja’,” jelasnya.
Marc Marquez mengaku, Marco Bezzecchi sudah mendatanginya dan meminta maaf. Marquez pun memaafkannya, karena namanya juga balapan. “Hal-hal seperti ini sering terjadi dalam balapan. Marco sudah meminta maaf, saya bilang suatu hari hal-hal seperti ini bisa menimpa siapa saja, bisa menimpa dia, saya, dan pebalap lain,” jelasnya.
“Marco memang cukup kencang sepanjang akhir pekan ini, sampai akhirnya menabrak roda belakang saya,” tutupnya.
Sementara itu, Fermin Aldeguer menangis bahagia di MotoGP Mandalika 2025 setelah jadi juara. Rookie dari Gresini itu tidak mau puas, mau lebih kerja keras lagi.
Fermin Aldeguer jadi rider termuda kedua yang menangi balapan MotoGP dalam sejarah. Aldeguer jadi kampiun di MotoGP Mandalika 2025 dengan usia 20 tahun 283 hari. Rekor rider termuda yang menangi balapan MotoGP masih dipegang Marc Marquez dengan usia 20 tahun 63 hari. “Ya, saya tidak percaya, saya sangat senang,” ujar Fermin Aldeguer sambil tersenyum dilansir dari situs resmi MotoGP.
“Saya berterima kasih kepada tim dan keluarga. Sebagai rookie, saya tahu harus bekerja keras. Saya pun akan terus bekerja keras dan terus berlaga dengan baik seperti balapan ini,” tambahnya. (dm)