SATELITNEWS.COM, CILEDUG–Kebakaran hebat melanda sebuah toko suku cadang motor di Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Kamis (16/10) malam. Api yang diduga berasal dari arus pendek listrik itu menghanguskan bangunan berukuran sekitar 12×35 meter dengan empat lantai.
Menurut laporan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Ciledug BPBD Kota Tangerang, kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 17.56 WIB. Tim pemadam segera bergerak ke lokasi lima menit kemudian dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 18.05 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena luasnya area yang terbakar serta banyaknya material mudah terbakar di dalam bangunan.
“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Andia saat dikonfirmasi Satelitnews melalui pesan WhatsApp, Jumat (17/10/2025).
Proses pemadaman api baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 02.05 WIBdini hari, dan seluruh unit pemadam kembali ke posko pada pukul 02.14 WIB.
Dalam peristiwa ini, sebanyak 23 unit mobil pemadam dikerahkan, terdiri dari: 2 unit dari UPT Ciledug, 1 unit dari Pos Pinang, 6 unit dari Mako, 1 unit dari UPT Batuceper, serta 13 unit bantuan dari DKI Jakarta. Total 91 personel terlibat dalam operasi pemadaman hingga proses pendinginan lokasi.
Baca Juga: Toko Frozen Food di Pamulang Terbakar Dini Hari, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pemilik toko diketahui bernama Yandi. Hingga kini, total kerugian materi akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Sejumlah barang dagangan dan peralatan bengkel dilaporkan hangus terbakar.
Andia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik, namun pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di bangunan bertingkat yang memiliki banyak instalasi listrik. Pemeriksaan rutin dan penggunaan listrik yang aman harus menjadi perhatian,” ujarnya. (mg01)
























