SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang secara resmi menambah armada bus angkutan sekolah dari semula hanya tiga unit menjadi total 16 unit, dalam upaya nyata meningkatkan layanan transportasi pendidikan. Penambahan 13 unit bus ini diresmikan oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada Senin (20/10).
Penambahan ini juga memperluas jangkauan layanan dengan penambahan empat zona atau trayek baru. Jika sebelumnya bus sekolah hanya melintasi trayek Tigaraksa-Cikupa, kini total ada lima trayek, yakni: Tigaraksa, Cikupa, Curug, Jambe, dan Rajeg.
“Total saat ini ada 16 bus sekolah, dari sebelumnya hanya 3 unit. Dan, zona atau trayeknya pun kita tambah, tadinya hanya Tigaraksa-Cikupa saja, kini menjadi Tigaraksa, Cikupa, Curug, Jambe, dan Rajeg,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Senin (20/10).
Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini menjelaskan, peluncuran bus angkutan sekolah gratis ini bertujuan mempermudah akses pelajar dan tenaga pengajar di Kabupaten Tangerang menuju pusat pembelajaran, mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.
“Jadi yang boleh naik bus ini tidak hanya SD dan SMP. Anak SMA/SMK ataupun guru dan dosen juga boleh, selama trayeknya sesuai. Tentunya, ini untuk mempermudah mereka dalam mengenyam pendidikan,” ujar Rudi Maesyal.
Lebih dari sekadar mempermudah transportasi, adanya bus sekolah ini juga dirancang agar anak-anak sekolah lebih terkontrol. Bus-bus yang disediakan memiliki jadwal dan lokasi penjemputan serta penurunan yang telah ditentukan, disesuaikan dengan lokasi sekolah yang tertera di dalam trayek.
Baca Juga: Paramount Petals Dukung Turnamen Catur Se-Kabupaten Tangerang, Diikuti 150 Peserta
“Anak-anak akan lebih terkontrol kalau bareng-bareng begitu. Jadi mereka bisa berangkat bareng-bareng, stay di tempat yang tertentukan. Pulangnya juga nanti diturunkan di tempat yang tertentukan,” ujar Rudi.
Rudi Maesyal menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus berupaya meningkatkan dan menambah jumlah armada bus sekolah. Bahkan, pihaknya menargetkan semua wilayah kecamatan di Kabupaten Tangerang akan terlayani transportasi bus sekolah gratis ini. “Nanti semua kecamatan punya bus sekolah, nanti diusahakan,” katanya.
Menurutnya, penambahan bus ini adalah bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap pendidikan. Selain menggratiskan sekolah swasta, penyediaan transportasi gratis ini dilakukan demi generasi muda yang lebih mudah dan nyaman dalam mengenyam pendidikan.
“Ini bentuk keseriusan kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan generasi yang gemilang, menuju Indonesia Emas,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jainudin, menambahkan bahwa kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas. Setiap bus angkutan sekolah telah dilengkapi kamera CCTV dan AC.
“Di dalam bus sekolah itu sudah ada alat-alat kontrol itu. Ada CCTV di dalam busnya. Dimonitor pergerakan, perkembangan anak-anak yang di bus itu dimonitor. Selain itu ada perekam khusus mengecek kecepatan, supaya si sopir tidak ugal-ugalan,” katanya, memastikan aktivitas anak-anak sekolah terkontrol dengan baik dan mengontrol kecepatan kendaraan.
Sambutan positif datang dari masyarakat, seperti yang diungkapkan Hayati, warga Perumahan Sukatani, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg. Ia menilai armada bus sekolah sangat bermanfaat.
“Tentunya senang, karena kita sebagai orang tua bisa lebih menghemat pengeluaran dengan adanya angkutan gratis ini. Selain itu, kehadiran bus ini juga bisa membuka lapangan kerja baru buat masyarakat,” katanya.
Hayati berharap bus angkutan sekolah bisa terus bertambah, sehingga seluruh jalan raya di Kabupaten Tangerang bisa dilintasi bus sekolah gratis ini. Ia juga meminta agar di dalam bus sekolah disediakan kernet sedikitnya dua atau tiga orang untuk membantu mengatur anak-anak.
“Semoga terus ditambah, sehingga seluruh Kecamatan bisa dilalui bus gratis. Selain itu, tambah juga kernetnya jangan hanya satu, supaya bisa mengatur anak-anak. Kan tahu sendiri namanya anak-anak harus diawasi, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya. (alfian/aditya)
























