SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Peristiwa kebakaran yang melanda kios buah Family Banyumas, di Jalan Raya Labuan – Pandeglang, Kampung Ciekek Dinamo, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, tak hanya menimbulkan kerugian bagi pemilik kios buah. Melainkan, berdampak terhadap terganggunya jaringan internet di lima kecamatan di Pandeglang.
Bahkan, ribuan pelanggan provider jaringan selular maupun provider internet diperkirakan tak bisa mengakses internet hingga 3 hari kedepan.
Pantauan Satelit News di lokasi kebakaran, Minggu (26/10/2025) terlihat puluhan petugas provider jaringan internet sedang memperbaiki kerusakan yang terjadi.
Kabel – kabel milik provider selular dan internet, yang menjuntai di bagian atas kios hangus terbakar. Akibatnya, kabel – kabel optik meleleh sehingga ribuan pelanggan seluler dan internet di lima kecamatan yaitu di Pandeglang, Majasari, Kaduhejo, Cimanuk dan Mandalawangi, untuk sementara tak bisa mengakses internet.
Korlap Team Assurance Telkom Grup Pandeglang, Dadi Haryadi, yang ditemui di lokasi mengaku, pihaknya sedang berupaya memperbaiki kabel – kabel optik yang terbakar akibat peristiwa kebakaran di kios buah.
“Dari data sementara yang kami kumpulkan, ada 9 kabel induk optik yang terbakar dan rusak berat, sehingga perkiraan kami ada ribuan pelanggan internet kami mulai dari Pandeglang (area Gardutanjak dan Ciekek ) kemudian Majasari, Kaduhejo, Cimanuk, hingga Mandalawangi dan Pari, yang tak bisa mengakses internet,” kata Dadi, yang bersama 10 orang teknisinya sudah berjibaku untuk memperbaiki serat – serat optik sejak dini hari, setelah kebakaran usai dan kabel – kabel menjadi dingin.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Kata dia, ribuan pelanggan tersebut adalah sekira 70 persen dari jumlah pelanggan total internet dari Telkom Grup.
“Sembilan kabel induk itu, hanyalah kabel besarnya di sepanjang Jalan Raya Labuan – Pandeglang ya. Nah karena kabel besarnya meleleh, otomatis kabel – kabel kecil cabangnya yang masuk ke gang atau area pemukiman, juga menjadi tidak berfungsi karena koneksinya terputus dari kabel induk atau kabel utama, “ terangnya, sambil menyatakan pihaknya berupaya sekuat tenaga untuk memperbaiki masalah ini walaupun pihaknya juga menanggung kerugian ratusan juta rupiah, saking banyaknya kabel optik yang terbakar hingga putus.
Hal senada, dikatakan oleh Fauzi Miftah, teknisi dari Arnet Banten. Kata dia, sejak mendapatkan kabar bahwa ada kebakaran yang menghanguskan kabel – kabel internet di Ciekek Dinamo, pihaknya langsung menuju lokasi.
Ia dan timnya, saat ini berupaya menyelamatkan kabel – kabel optik yang masih bisa berfungsi.
“Ini kami dari jam 3 dini hari, sudah di sini. Lagi berusaha, menyambungkan kabel – kabel yang masih bisa diselamatkan,” ujarnya, sambil mengelupas serat – serat optik lalu menyambungkannya kembali dengan alat bernama fusion splicer.
Terlihat pula, belasan petugas seluruh operator selular dan internet, tampak berkumpul di lokasi untuk memperbaiki koneksi selular dan internet masing masing. Mulai dari Telkom dan Telkomsel, XL Axiata, Indosat Grup, hingga sejumlah provider internet seperti Indihome, Rajeg Net, Wistell, Biznet, Sibernet, Awinet, dan Arnet.
Baca Juga: UPT Puskesmas Bojong Pandeglang Bahas Kesehatan Masyarakat
Mereka membawa aneka alat untuk membersihkan kabel yang meleleh, dan menyambungkan kembali kabel – kabel tersebut. Wajah para petugas itu, tampak lelah dan mengantuk karena mereka sudah berada di lokasi sejak dini hari.
“Iya, kami tidak mau pelanggan kecewa. Jadi kami berupaya keras, untuk memperbaiki ini,” kata Aji dari Wistel. (mardiana)
























