SATELITNEWS.COM, SERANG — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, mengumumkan hasil pelaksanaan lelang lima paket Barang Milik Daerah (BMD). Kelima paket itu, berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan BMD BPKAD Provinsi Banten, Rahmat Pujatmiko menerangkan, kelima paket lelang tersebut terdiri atas satu paket kendaraan bermotor sebanyak empat unit di Kota Serang, satu paket sisa material hasil bongkaran Bangunan Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Banten di Kota Serang.
Kemudian, lanjutnya, satu paket bongkaran material bangunan gedung di Kabupaten Pandeglang, satu paket barang inventaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah sebanyak 277 unit, serta satu paket barang inventaris Dinas Sosial Kota Serang sebanyak 172 unit berupa AC Split, kursi kerja pegawai, PC unit, printer, laptop, dispenser, dan lainnya.
“Sudah ada pemenangnya, semua BMD yang dilelangkan sudah selesai. Kita laksanakan rapat ini untuk mengumumkan hasil dari lelang yang kita lakukan, agar masyarakat juga tahu hasilnya,” katanya, Senin (27/10/2025).
Rahmat menerangkan, hasil lelang menunjukkan tingkat partisipasi yang cukup tinggi. Buktinya, Paket barang inventaris Dinas Sosial dengan kode lot (5R8Y0T) diikuti 25 peserta dengan harga limit Rp2,9 juta dan terjual Rp27,2 juta. Paket Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (UDMHIO) diikuti 21 peserta dengan harga limit Rp6,47 juta dan terjual Rp36,19 juta.
Kemudian, paket bongkaran Bangunan Sekretariat Daerah Provinsi Banten (PBK3MX) diikuti tiga peserta dengan harga limit Rp3,26 juta dan terjual Rp3,84 juta.bSedangkan paket SMKN 4 Pandeglang (8BO1QZ) diikuti saru peserta dengan harga limit Rp1,77 juta dan terjual Rp1,8 juta.
Baca Juga: Sajikan Data Terbaik, BPKAD Banten Raih Penghargaan SDI
“Sementara itu, satu paket lelang kendaraan bermotor sebanyak empat unit di Kota Serang tidak terdapat peserta yang memasukkan uang jaminan maupun penawaran, sehingga dinyatakan tidak terjual pada pelaksanaan kali ini,” tambahnya.
Rahmat menegaskan, seluruh proses lelang telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan diawasi langsung oleh pejabat lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Serang.
“Kami memastikan pelaksanaan lelang berlangsung transparan, kompetitif, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti menambahkan, pelaksanaan lelang merupakan bagian dari strategi optimalisasi penjualan aset daerah yang sudah tidak terpakai atau dalam kondisi rusak.
“Melalui mekanisme lelang, aset yang sudah tidak digunakan dapat kembali memberikan manfaat ekonomi bagi daerah melalui penjualan yang terbuka dan akuntabel,” pungkasnya. (adib)
























