SATELITNEWS.COM, SERANG – Klinik Holistik Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap SMK Negeri 3 Tangerang.
Tindakan itu dilakukan, karena sekolah tersebut berencana akan memulai proses penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), sebagai bagian dari penerapan pola pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di satuan pendidikan.
Perwakilan SMK Negeri 3 Tangerang Apud Mahpudin mengatakan, konsultasi yang dilakukan itu bertujuan memperkuat pemahaman dan kemampuan sekolah, dalam menyusun dokumen RBA.
Hal itu, sebagaimana dituangkan dalam Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD, sekaligus memastikan penyusunan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Terima kasih atas dukungan dan perhatian, dari BPKAD Provinsi Banten. Mereka menilai, pendampingan ini sangat membantu sekolah dalam memahami penyusunan RBA BLUD secara lebih mendalam, dan diharapkan dapat memperkuat tata kelola keuangan sekolah ke depan,” katanya, Rabu (5/11/2025).
Dia mengatakan, banyak hal yang bisa didapat dari konsultasi yang dilakukan dengan pihak BPKAD Banten, khususnya dalam penyusunan RAB dan BLUD tersebut.
Baca Juga: Tenaga Ahli Diklaim Lebih Kompeten Dibanding ASN dan P3K, Kepala BPKAD Sindir DPRD Banten
“Kita banyak mendapat masukan dan hal baru, kita akan lakukan usulan,” tandasnya.
Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, Klinik Holistik BPKAD Provinsi Banten, memiliki komitmen terus memberikan layanan konsultasi dan asistensi kepada berbagai satuan kerja, termasuk di sektor pendidikan.
Tujuannya, agar bisa mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang sehat, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.
“Melalui Klinik Holistik, BPKAD berupaya menghadirkan layanan konsultasi yang aplikatif dan bermanfaat bagi seluruh satuan kerja, termasuk sektor pendidikan,” ungkapnya.
“Konsultasi itu bagus, karena pentingnya pemahaman menyeluruh tentang tata kelola keuangan berbasis kinerja, agar lembaga pendidikan mampu mengelola anggarannya secara mandiri namun tetap akuntabel,” ujarnya.
Sekretaris BPKAD Provinsi Banten Agus Setiyadi mengatakan, pendampingan teknis yang dilakukan pihaknya menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Barang Milik Daerah Pemprov Banten Kembali Dilelangkan Secara Daring
“Penerapan BLUD di sekolah, merupakan langkah maju yang memberi fleksibilitas keuangan untuk memperkuat mutu pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat,” tukasnya.
Konsuler Klinik Holistik BPKAD Provinsi Banten, Eka Mahmudin mengatakan, pendampingan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah, dalam mendorong kemandirian dan profesionalisme satuan pendidikan.
“Klinik Holistik hadir, membantu satuan kerja memahami proses penyusunan anggaran berbasis kinerja sesuai regulasi, agar setiap lembaga dapat mengelola keuangannya secara transparan dan bertanggung jawab,” imbuhnya. (adib)
























