SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, menyelenggarakan Konferensi Cabang XXIII, Sabtu (9/11/2025), yang mengusung tema “Meningkatkan Peran PGRI dalam Mewujudkan Guru Professional dan Sejahtera di Era Pendidikan Berkelanjutan”.
Dalam kesempatan itu pula, menetapkan Jaja Sunarja, sebagai Ketua PGRI Kecamatan Kaduhejo masa bakti 2025-2030 melalui proses voting yang demokratis.
Konferensi yang dihadiri puluhan guru dari berbagai satuan pendidikan se-Kecamatan Kaduhejo ini, Suratno, selaku Pembina PGRI Cabang Kaduhejo, dan Korwil Disdikpora Kaduhejo.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Cabang Kaduhejo periode sebelumnya, Yayan Suyana, menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Ia menggaris bawahi capaian program pembinaan guru dan peningkatan kompetensi selama masa kepemimpinannya.
Sementara, Suratno, dalam kapasitasnya sebagai pembina, menekankan pentingnya peningkatan peran guru di era pendidikan berkelanjutan.
“Tema konferensi ini, sangat relevan dengan tantangan saat ini. PGRI harus menjadi garda terdepan, dalam mewujudkan guru yang profesional dan sejahtera,” pesan Suratno, dalam arahannya.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Jelang FORPROV Banten, KORMI Pandeglang Gelar Sarasehan Dan Raker
Diketahui, pemilihan ketua baru dilakukan melalui proses voting yang transparan dan demokratis. Setelah melalui tahapan pencalonan dan penyampaian visi-misi, Jaja Sunarja, berhasil meraih suara terbanyak, dan ditetapkan sebagai ketua terpilih untuk periode 2025-2030.
Usai pelantikan, Ketua Terpilih Jaja Sunarja, dalam sambutannya menyatakan komitmen untuk membangun PGRI Cabang Kaduhejo yang solid dan progresif. Ia mengakui, amanah ini sebagai tanggung jawab besar.
“Atas kepercayaan yang diberikan melalui proses demokratis ini, saya berkomitmen untuk mewujudkan tema konferensi kita, yaitu menjadikan PGRI sebagai wadah untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru di era pendidikan berkelanjutan,” tegas Jaja.
Jaja menambahkan, data krusial mengenai keanggotaan. Dari potensi sekitar 400 guru di semua jenjang (TK hingga SMA/SMK), saat ini hanya sekitar setengahnya yang aktif.
“Ini adalah tantangan, sekaligus peluang. Ke depan, kita akan menggalakkan pembinaan yang serius dan sistematis untuk meningkatkan partisipasi anggota. Kita akan menjemput bola, memastikan setiap anggota merasa dilibatkan,” janjinya.
Untuk mewujudkan visinya, Jaja merinci enam prioritas program kerjanya diantaranya, Revitalisasi dan Pembinaan Anggota: Meningkatkan signifikan jumlah anggota aktif. Lalu, Peningkatan Kompetensi Profesional: Menyelenggarakan pelatihan dan workshop berkelanjutan untuk semua jenjang.
Baca Juga: Bupati Serang Terima Anugerah SMSI Kategori Sahabat Pers Indonesia 2026
Kemudian, Perjuangan Kesejahteraan: Memperkuat advokasi hak-hak guru dan program bantuan sosial. Dan Penguatan Solidaritas: Mempererat silaturahmi antar guru lintas jenjang.
Selain itu, Membangun Kemitraan Strategis: Bersinergi dengan Korwil Disdikpora, sekolah, dan stakeholder pendidikan lainnya. Juga, Pembentukan Karakter Siswa: Mengoptimalkan peran PGRI dalam pelestarian nilai-nilai luhur bangsa.
Di akhir sambutannya, Jaja mengajak seluruh guru bersinergi. “Mari kita satukan langkah, untuk mewujudkan PGRI Cabang Kaduhejo yang Solid, Profesional, dan Sejahtera. Kita bekerja untuk kemajuan pendidikan dan masa depan anak bangsa,” pungkasnya. (mardiana)
