SATELITNEWS.COM, SERANG – Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Serang, secara masif melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan kepada anak, terutama tentang bullying di lingkungan sekolah dan Pondok Pesantren (Ponpes). Hal tersebut dilakukan, karena saat ini masih marak bullying.
Ketua Komnas PA Kabupaten Serang, Kuratu Akyun mengatakan, sosialisasi pencegahan kekerasan dan bullying kepada anak ditargetkan dilakukan di 76 sekolah dan Ponpes, yang tersebar di 29 Kecamatan. Kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya preventif.
“Kita ketahui bersama, saat ini masih marak sekali bullying dimana-mana, maka alhamdulillah kami sudah mengantisipasi secara masif dengan preventif melalui sosialisasi,” kata Kuratu, Kamis (13/11/2025).
Kata Kuratu, dari 76 Sekolah dan Ponpes dibawah binaan dinas pendidikan dan kebudayaan serta Kemenag yang menjadi target sosialisasi, hari ini sosialisasi masuk ke 13 yang berlokasi di Kecamatan Kramatwatu.
“Ini suatu upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, khususnya DKBPPPA dan Komnas PA, agar tidak terjadi bullying, ini pertama kalinya kita melakukan sosialisasi di Ponpes,” ujarnya.
Menurut Kuratu, dampak bullying sangat luar biasa kepada anak dan sangat fatal. Dimana dampaknya ada yang menjadi teroris, ada yang bunuh diri dan ada juga yang sampai mengalami cacat fisik.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
“Semua itu sudah terjadi, kita bisa lihat di sosmed, di Kabupaten Serang juga pernah ada bulying kekerasan fisik,” tuturnya.
Terkait dengan penyebab bullying, Kuratu mengungkapkan, bahwa anak-anak yang membully disebabkan di rumahnya tidak tersentuh kasih sayang. Sehingga, anak-anak tersebut dilihat membully. (sidik)
























