SATELITNEWS.COM, SERANG – Sebanyak 320 calon Bintara Brigade Mobile (Brimob), diambil sumpah oleh Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjenpol) Hengky, Rabu (19/11/2025). Mereka akan mendapatkan pendidikan, dan dilakukan penyeleksian secara ketat dan profesional.
Kapolda Banten Irjenpol Hengky memastikan, seleksi penerimaan calon anggota Polri dilakukan dengan profesional, bersih, transparan, dan akuntabel. Tindakan itu harus dilakukan agar terpilih bintara Polisi yang profesional dan bisa mengayomi masyarakat.
“Tahun ini penerimaan Bintara Brimob memiliki karakteristik yang berbeda dari tahun sebelumnya, karena seleksi diarahkan secara khusus untuk mencetak personel yang memiliki karakter kebhayangkaraan, ketangguhan fisik dan mental, kompetensi umum kepolisian, kemampuan penindakan huru-hara anti-anarkis di era 4.0,” kata Kapolda Banten, Rabu (19/11/2025).
Kapolda berpesan kepada ratusan calon Bintara Brimob Polda Banten, agar bisa fokus dan mengeluarkan semua kemampuan dan kompetensi yang ada, serta percaya akan kemampuan diri sendiri.
Selain itu, para peserta juga diminta mempersiapkan diri dan fisik agar kuat dan berhasil mengikuti seleksi.
“Tanamkan keyakinan bahwa keberhasilan diraih melalui kerja keras, disiplin, dan doa Persiapkan diri dari sisi fisik mental dan kesehatan. Jika terdapat perbedaan nilai yang ditayangkan di real time sampaikan kepada panitia untuk di lakukan koreksi,” tambahnya.
Baca Juga: Ziarah Ke Makam Pahlawan, Kapolda Banten: Berikan Pengabdian Terbaik
“Nilai tes adalah hasil yang diperoleh pada hari pelaksanaan dan tidak dapan diubah. Maka dari itu, percayalah pada kemampuan diri sendiri agar bisa lolos seleksi,” sambungnya.
Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang ikut terlibat dalam pelaksanaan seleksi tersebut. Dia berpesan kepada panitia agar bisa bertugas secara profesional, agar bisa melahirkan bintara Polri yang penuh tanggung jawab.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pengawas, panitia penerimaan, serta masyarakat yang telah mendukung proses penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026,” ujarnya.
Hengky menekankan kepada semua personel Kepolisian agar tidak melakukan tindakan curang dalam pelaksanaan seleksi tersebut. Oleh karena, selama ini proses seleksi mendapat preseden burung dikalangan publik, lantaran banyak peristiwa yang mencoreng proses seleksi tersebut.
“Mari kita kawal bersama agar penerimaan anggota Polri di Polda Banten bebas dari KKN yaitu Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme sehingga berjalan secara clear and clean, untuk menghasilkan SDM yang unggul dan mampu mewujudkan Polri yang presisi yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” tuturnya.
Sementara, Wakapolda Banten Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) Hendra Wirawan memastikan, proses seleksi calon bintara Brimob Polda Banten dilakukan secara profesional dan penilaian yang didapat sesuai dengan kemampuan para peserta.
Baca Juga: Kapolda Banten Ajak Pemangku Kepentingan Bersinergi Cegah dan Atasi Karhutla
“Pelaksanaan seleksi ini kita lakukan secara profesional dan enggak ada hal lain selain itu. Karena kita juga percaya melalui proses seleksi ini akan terpilih bintara Polri yang profesional,” imbuhnya. (adib)
























