SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Liverpool punya modal negatif saat menjamu Nottingham Forest dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Sabtu (22/11/2025) malam. Kini, setelah refleksi selama jeda internasional November, The Reds berharap bisa bangkit usai kalah di laga terakhirnya melawan Manchester City.
Juara bertahan EPL itu menjamu Forest bermodalkan kekalahan besar 0-3 dari Manchester City di pekan ke-11 kemarin. Hasil tersebut membuat The Reds kini harus terperosok sementara ke posisi ke-8 pada tabel klasemen EPL dengan 18 poin.
Sebelum kekalahan melawan City, Liverpool sejatinya sempat menunjukan tanda-tanda kebangkitan. Diawali kemenangan 2-0 atas Aston Villa, Liverpool kemudian bisa meraup tiga angka penuh ketika melawan Real Madrid 1-0 di Liga Champions.
Jeda internasional November ini diharapkan betul bisa memberikan gambaran yang harus mereka benahi agar tidak semakin terjerembab. Rencana Arne Slot serta belum maksimalnya para pemain baru dinilai jadi faktor yang membuat Liverpool jadi mudah dikalahkan.
Forest pun dirasa merupakan lawan yang pas, mengingat The Tricky Tree kerap menjadi batu sandungan di musim lalu. Di Anfield Liverool tumbang 0-1 sementara pada laga tandang kedua tim bermain imbang 1-1.
Kenangan indah di Anfield musim lalu itu yang kini mungkin jadi motivasi lebih bagi skuad Forest. Tapi perlu diingat, terjadi cukup banyak perubahan dalam skuad mereka sekarang, termasuk keberadaan Sean Dyche sebagai juru taktik.
Moral skuad Forest juga tengah menurun karena gagal menjaga konsistensi di Liga Inggris musim lalu. Forest untuk sementara tenggelam di posisi ke-19 dengan koleksi sembilan poin dari 11 pertandingan Liga Inggris.
Tapi kini kehadiran Dyche perlahan memberikan optimisme untuk setidaknya bisa selamat dari jeratan degradasi. Mereka hanya kalah sekali dalam lima pertandingan sejak Dyche masuk menggantikan Ange Postecoglou, dan meraih dua kemenangan.
Namun, pertahanan menjadi masalah bagi tim tamu, karena Forest selalu kebobolan terlebih dahulu dalam delapan dari 10 pertandingan sebelumnya. Diharapkan Dyche mampu memperbaikinya dan menempatkan barisan pertahanan yang kokoh di Anfield nanti.
Liverpool di musim ini memang sudah menderita lima kekalahan, tapi hanya satu yang terjadi di kandang sendiri. Catatan ini membuktikan jika Anfield masih merupakan pabrik penghasil poin yang meyakinkan bagi Liverpool.
Mereka relatif lebih kuat saat mendapatkan dukungan langsung dari para pendukung Liverpool. Ditambah lagi dendam atas hasil musim lalu, bisa jadi melipat gandakan motivasi pasukan Arne Slot.
Slot berharap timnya dapat tampil lebih terkontrol dan menunjukkan niat yang lebih besar, karena setiap kekalahan menjadi fatal bagi mereka. Diprediksi The Reds akan memanfaatkan keunggulan kandang dan setidaknya mampu unggul dua gol atas Forest di laga ini.
Meski sedang terpuruk, mantan pemain Arsenal Alan Smith menyebut Liverpool masih menjadi pesaing utama perburuan gelar. Alan Smith merasa Liverpool masih bisa bangkit kapanpun dan menemukan momentum. Jika itu bisa dilakukan, ancamannya bukan main-main karena kualitas skuadnya amat tinggi.
“Saya rasa mereka tidak akan mau mengakui bahwa mereka terlempar dari persaingan, sebab delapan poin itu bisa ditutup. Tapi mereka harus bermain dengan sangat baik mulai sekarang dan berharap Arsenal serta City agak tersandung,” kata pria yang membawa Arsenal juara Liga Inggris di 1988/1989 dan 1990/1991 itu.
“Jadi ya suasana di tim tidak akan bagus ya. Mereka akan menyadari bahwa mereka harus benar-benar bekerja keras dan bangkit segera.”
“Jeda internasional buat mereka, dalam artian tertentu, mungkin tidak buruk dan rasanya Arteta sempat bicara soal reset. Jadi buat Liverpool dan Slot, bisa juga seperti itu, dan mereka harus bangkit dan kembali dengan menggebrak,” imbuh Smith yang kini jadi komentator tersebut. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
LIVERPOOL (4-2-3-1): Mamardashvili; Bradley, Konate, van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Szoboszlai, Wirtz; Ekitike
Manajer: Arne Slot
NOTTINGHAM (4-2-3-1): Sels; Savona, Milenkovic, Murillo, Williams; Sangare, Anderson; Ndoye, Gibbs-White, Hutchinson; Jesus
Manajer: Sean Dyche