SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan teknis terhadap puluhan armada bus. Pemeriksaan itu dilakukan menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dari total 89 bus yang diperiksa, 39 di antaranya dinyatakan belum laik beroperasi.
Sekretaris Dishub Tangsel Yanuar menjelaskan pengecekan terhadap kondisi bus dilakukan di sejumlah lokasi. Mulai dari tempat perusahaan otobus hingga Terminal Pondok Cabe. Secara keseluruhan, terdapat 89 bus yang sudah diperiksa.
“Dari jumlah 89 itu ada beberapa, 50 yang lulus, sisanya masih kita inspeksi dan itu hanya administrasi,” ujar Yanuar seusai menggelar ramp check di Terminal Pondok Cabe, Kamis (11/12).
Yanuar mengatakan ramp check dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang selama puncak mobilitas Nataru. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari aspek teknis kendaraan hingga kelengkapan administrasi.
“Kita periksa dari mulai bannya, sampai dengan palu untuk memecahkan kaca. Juga semua, utuh dari mulai SIM, STNK, KIR, dan juga yang lainnya ada beberapa yang harus dipersiapkan,” katanya.
Menurutnya, standar kelayakan teknis bus harus terpenuhi tanpa pengecualian.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
“Jadi semuanya harus berstandar, memang standarnya ada, jadi bannya juga harus baik, fungsi remnya harus baik, lampu, klakson, wiper, kebutuhan dalam kendaraan, palu, segala macam memang harus baik, dalam kondisi ada,” ucapnya.
Pemeriksaan dilakukan sepanjang hari dan tidak hanya berhenti pada momentum Nataru. Dishub juga berencana melanjutkan kegiatan serupa pada Februari mendatang menjelang arus mudik Lebaran.
Dari hasil ramp check di Terminal Pondok Cabe hari ini, sebanyak 20 kendaraan dinyatakan siap melayani masyarakat selama periode Nataru. Yanuar melanjutkan, Dishub juga melakukan inspeksi bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) ke sejumlah terminal, termasuk AKAP di Pondok Ranji dan wilayah Cipanggis.
Tak hanya bus antarkota antarprovinsi (AKAP), pemeriksaan juga menyasar bus pariwisata yang biasa beroperasi pada hari libur di lokasi hiburan. Dirinya menegaskan ramp check merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keamanan transportasi saat lonjakan perjalanan masyarakat pada libur akhir tahun.
“Memang ada sasaran kita ke bus pariwisata juga. Biasanya pada hari libur. Di tempat-tempat hiburan. Di tempat-tempat hiburan itu memang mereka kan mungkin di-charter atau disewa,” pungkasnya. (eko)
























