SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menjamin jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pasokan gas elpiji aman. Masyarakat pun diimbau bijak menggunakan elpiji khususnya untuk barang bersubsidi.
Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak, Yani, menegaskan bahwa hasil pemantauan di sejumlah pangkalan menunjukkan pasokan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. “Sejauh ini ketersediaan gas elpiji khususnya yang 3 kilogram masih normal dan mencukupi, artinya menjelang Natal dan Tahun Baru aman,” ujar Yani, Minggu (14/12/2025).
Dia juga mengakui kala hari besar keagamaan konsumsi masyarakat akan gas elpiji meningkat. Namun Yani memastikan dinamika tersebut tidak berdampak pada kelangkaan di lapangan. “Ya tentunya ada peningkatan permintaan, tapi kita pastikan pasokan dilapangan tetap aman,” jelasnya.
Yani mengungkapkan, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, pemerintah daerah telah memperketat pengawasan distribusi, terutama di tingkat pangkalan yang menjadi simpul penyaluran elpiji bersubsidi. Disperindag juga memastikan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. “Pemerintah menjaga pasokan elpiji 3 kg dan terus melakukan pemantauan harga agar tetap sesuai HET,” kata Yani.
Di sisi lain, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar menggunakan elpiji bersubsidi secara bijak. Pesan ini ujar Yani disampaikan untuk memastikan subsidi yang disalurkan pemerintah tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh rumah tangga yang berhak. “Kami mengimbau masyarakat mendukung distribusi elpiji 3 kg tepat sasaran sehingga subsidi dapat dinikmati oleh yang berhak,” tegasnya.
Pemkab Lebak menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring hingga puncak libur akhir tahun. Pengawasan intensif diharapkan mampu mengantisipasi gejolak permintaan dan menjaga kondisi pasokan tetap stabil di seluruh wilayah Lebak.
Baca Juga: Jelang Nataru, Sejumlah Harga Komoditas Mengalami Kenaikan di Kota Tangerang
“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung kebijakan distribusi elpiji 3 Kg tepat sasaran agar alokasi subsidi dari pemerintah dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan sesuai peruntukannya dan diharapkan pembeliannya di pangkalan resmi,” pungkasnya.
Kepala Disperindag Lebak, Rully Edward menambahkan, selain melakukan monitoring terhadap ketersediaan gas elpiji, komoditas pangan lainnya menjadi prioritas. “Saya harap para distributor maupun pedagang eceran untuk tidak memanfaatkan momen ini menjadi keuntungan sendiri. Bukan tak mungkin ya, biasanya di tengah tingginya minat masyarakat oknum biasa memanfaatkan itu untuk mencari keuntungan lebih. Jadi kita akan pantai,” pungkasnya. (mulyana)
