Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Sampah Menumpuk, Pemkot Tangsel Diminta Ambil Langkah Darurat

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 16 Des 2025 06:32 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Sampah Menumpuk, Pemkot Tangsel Diminta Ambil Langkah Darurat

Pengendara melintasi jalanan di wilayah Serpong. Tampak sampah dibuang di pinggir jalan. (DOK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Penumpukan sampah di berbagai sudut Kota Tangerang Selatan dipandang sebagai persoalan serius yang membutuhkan perhatian ekstra. Pemerintah Kota Tangsel diminta mengambil tindakan darurat untuk menyelesaikan permasalahan dalam jangka pendek.

Permintaan itu disampaikan aktivis lingkungan sekaligus Founder Saba Alam Indonesia Hijau (SAIH) Foundation, Pahrul Roji. Dia menilai kondisi tersebut sudah masuk kategori darurat. Menurutnya, masalah sampah di Tangsel bukan persoalan baru dan sudah lama diprediksi akan terjadi jika pola penanganannya tidak berubah.

“Ini bukan cuma soal tempat pembuangan akhir Cipeucang. Sampah sekarang menumpuk di pinggir jalan, memang ada imbas dari TPA Cipeucang, tapi sebenarnya ini karena sistem pengelolaannya sejak awal bermasalah,” ujar Pahrul Roji saat dikonfirmasi, Senin (15/12).

Ia menilai pemerintah daerah terlalu bergantung pada solusi jangka pendek dan berharap pada daerah lain untuk menampung sampahnya. Padahal, menurutnya, setiap daerah juga memiliki persoalan yang sama.

“Kalau hanya berharap buang ke daerah lain, itu nggak akan pernah selesai. Seharusnya dari dulu ada perencanaan jangka panjang. Bangun TPS3R atau TPST di setiap wilayah dan libatkan masyarakat secara masif,” tegasnya.

Pahrul juga mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk tidak berjalan sendiri, melainkan melibatkan DPRD, aparat penegak hukum, hingga TNI untuk duduk bersama merumuskan kebijakan penanganan sampah.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

“Kalau sudah seperti ini, artinya pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada aturan jelas, bukan cuma bicara anggaran di atas meja, tapi eksekusi di lapangan,” katanya.

Menurut Pahrul, solusi harus dibagi menjadi dua skema, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Dalam kondisi saat ini, langkah darurat harus segera dilakukan.

BeritaTerbaru

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Rabu, 9 Sep 2026 21:02 WIB
Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 20:59 WIB
Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras

Rabu, 9 Sep 2026 20:56 WIB

“Jangka pendeknya, gerakkan semua. Bank sampah dihidupkan lagi, edukasi masif ke masyarakat, pemilahan dari rumah, TPS3R diaktifkan. Ini harus serius, bukan sekadar sosialisasi,” katanya.

Ia juga mengkritik rencana PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) yang dinilai masih terlalu jauh untuk dijadikan andalan.

“PSEL itu bukan solusi hari ini. 2029 pun belum tentu jalan. Pertanyaannya, apa langkah konkret 2025? TPST ada nggak? Pengolahan sampah di pasar ada nggak? Di kecamatan ada nggak? Faktanya, tidak ada,” tegasnya.

Terkait rencana penataan landfill dan pembangunan Material Recovery Facility (MRF), Pahrul menilai langkah tersebut terlambat dan tidak sebanding dengan timbulan sampah Tangsel yang mencapai sekitar 1.000 ton per hari.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

“Penataan landfill itu kewajiban dari dulu. Kenapa baru sekarang setelah sampah sampai ke rumah warga? Kapasitas MRF juga terbatas. Kalau cuma 3.000–4.000 meter, itu tidak akan mampu menampung semua sampah,” jelasnya.

Ia mendorong Pemkot Tangsel membebaskan lahan di setiap kecamatan untuk fasilitas pengolahan sampah serta menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota terkait penanganan sampah darurat.

“Jadi Pemerintah Kota Tangerang Selatan itu tidak siap untuk menyelesaikan persoalan sampah. Mereka itu tidak aware persoalan besar di Kota Tangerang Selatan. Yang terkena dampaknya adalah masyarakat,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan pihaknya belum menyebut kondisi Tangsel sebagai darurat sampah. Kata dia, status itu hanya bisa dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (LH).

“Saya tidak tahu, belum sampai ke sana. Itu yang harus menyampaikannya dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ujar Pilar.
Namun Pilar mengakui persoalan sampah harus ditangani bersama. Ia meminta masyarakat turut berperan aktif agar sampah tidak menimbulkan masalah sosial dan lingkungan.

Terkait pengangkutan sampah kembali efektif dirinya tidak bisa menjamin. Untuk penataan TPA Cipeucang, Pilar menyebut saat ini sedang dilakukan pembangunan beronjong penahan longsor dan infrastruktur jalan menuju landfill.

“Segera mungkinlah, jangan tunggu tahun depan kalau bisa. Saat ini kan lagi pembangunan beronjong tuh, penahan dinding, supaya tidak longsor si tanah itu bahaya kalau masuk ke sungai. Lalu juga ada pembangunan jalan yang ke arah landfil 2 dan landfil 4. Segera mungkin,” paparnya.

Ia menambahkan, penataan TPA Cipeucang baru dilakukan saat ini karena sebelumnya Pemkot Tangsel sempat merencanakan kerja sama pengelolaan sampah dengan Kabupaten Pandeglang. Namun rencana tersebut batal karena kendala teknis.

“Dulu itu awalnya kita kan mau kerja sama dengan Pandeglang. Di perjalanannya kita sudah anggarkan. Taunya pada saat itu ada kendala, di Pandeglang lalu tidak jadi. Jadi di anggaran akhir tahun ini, di perubahan, kita anggarkan untuk infrastruktur di Cipeucang,” ungkapnya.

“Ya maka dari itu sekarang ini waktunya untuk penataan. Tapi ya itu, ternyata pas kemarin itu ada permasalahan terkait banjir dan longsoran yang rumah warga. Ini kita hindari dulu. Kan ini kepentingannya jangan sampai warga sekitar juga terdampak,” ungkap Pilar.

Diketahui, pemandangan tak sedap terlihat di Kota Tangerang Selatan akhir-akhir ini. Tumpukan kantong berisi sampah tampak dibuang di jalan-jalan arteri mulai dariSerpong hingga Ciputat. Sampah yang sudah hampir sepekan tidak diangkut itu menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengungkapkan penumpukan sampah terjadi karena tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang sedang dalam perbaikan. Hal itu menyebabkan sampah tidak dapat dipindahkan ke TPA tersebut.

“TPA Cipeucang sedang dalam tahap perbaikan dan penataan konstruksi dan timbunan sampahnya, sehingga memang dalam beberapa hari belakangan sampah tidak dapat masuk dulu,” ungkap Benyamin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Bani Khosyatullah membeberkan ada sejumlah langkah cepat dan terukur yang dilakukan dalam menangani tumpukan sampah yang terjadi di sejumlah titik. Diantaranya, di bawah flyover Ciputat dan Puskesmas Serpong. Upaya yang dilakukan adalah menutup tumpukan sampah menggunakan terpal serta melakukan penyemprotan rutin guna meminimalisir bau tidak sedap dan menjaga kenyamanan masyarakat sekitar. (eko)

Tags: daruratpemkot tangselsampahTangerang Selatan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
Edukasi

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 20:53 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
Kota Tangerang

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Inter Milan vs Napoli, Misi Inter Akhiri Puasa Kemenangan

Inter Milan vs Napoli, Misi Inter Akhiri Puasa Kemenangan

Jumat, 4 Sep 2026 07:51 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 3 September 2026, Cek Jadwal & Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:49 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK

PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK

Senin, 7 Sep 2026 17:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.