SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Aksi pencurian sepeda motor kembali menghantui warga Gang Hj. Pendek, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Kali ini, Apriyanto harus merelakan sepeda motor miliknya raib saat ia mengikuti pengajian hingga menjelang subuh, Kamis dini hari, 11 Desember 2025.
Malam itu, Apriyanto berangkat dari kontrakannya sekitar pukul 21.00 WIB. Sekitar 20 menit kemudian, ia tiba di Majelis Riyadhul Atthawabbin, Jalan Haji Pendek. Sepeda motor miliknya diparkir di sekitar lokasi sebelum ia mengikuti pengajian yang berlangsung sejak pukul 22.00 WIB hingga tengah malam. Usai pengajian, Apriyanto masih berbincang dengan jamaah lain hingga waktu subuh.
Namun, suasana berubah saat ia keluar dari majelis sekitar pukul 05.30 WIB. Sepeda motor yang diparkir sejak malam hari sudah tidak berada di tempat. “Jam 05.30 pagi saya keluar, motor saya sudah tidak ada. Sudah raib,” ujar Apriyanto kepada wartawan Satelitnews, Selasa, 16 Desember 2025.
Apriyanto sempat menanyakan keberadaan motornya kepada warga sekitar dan rekan jamaah. Dari informasi yang dihimpun, sepeda motor tersebut masih terlihat di lokasi sekitar pukul 03.30 WIB. Dugaan pencurian pun menguat setelah ia memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
“Dari CCTV kelihatan pelakunya tinggi, pakai kacamata, celana pendek, kaos,” katanya, menggambarkan sosok yang terekam kamera. Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak berhati-hati. Ia beberapa kali memastikan kondisi sekitar sebelum membawa kabur sepeda motor korban. “Pelaku terlihat was-was, lihat kanan kiri, dari luar juga dicek. Dia memastikan kondisi benar-benar sepi,” ungkapnya.
Ironisnya, sepeda motor tersebut telah dikunci ganda. Namun, pengamanan itu tak cukup menghalangi aksi pelaku. Lebih memprihatinkan, peristiwa ini bukan kali pertama menimpa Apriyanto.
Baca Juga: Menyamar Jadi Perempuan Lengkap dengan Hijab, 2 Pria Curi Mobil di Pinang Tangerang
“Sebelumnya sudah dua kali. Yang dulu Mio, sekarang Beat,” katanya. Ia menyebut kawasan Gang Hj. Pendek memang dikenal rawan pencurian kendaraan bermotor dalam beberapa bulan terakhir.
Atas kejadian tersebut, Apriyanto langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Laporan resmi dibuat di Polsek Pinang pada hari yang sama. “Saya langsung lapor ke Polsek Pinang,” ujarnya.
Meski harus kehilangan kendaraannya, Apriyanto berusaha mengikhlaskan kejadian tersebut. Namun, ia berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan pengawasan dan patroli di wilayah rawan pencurian.
“Mudah-mudahan kepolisian bisa lebih menjaga dan lebih bertindak, supaya masyarakat bisa merasa aman dan nyaman,” pungkasnya. Kasus ini menambah daftar pencurian kendaraan bermotor di wilayah Pinang. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan dalam waktu lama, meski berada di lingkungan yang selama ini dianggap aman. (ari)

















