SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Universitas Ichsan Satya (UIS) Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (17/12/2025) kembali mewisuda lulusannya. Pada momen kali ini, lulusan yang diwisuda adalah Ahli Madya (DIII) Kebidanan angkatan XVI, Sarjana (S1) Keperawatan XVII serta Profesi Ners angkatan XVI.
Prosesi wisuda juga digelar bersamaan dengan Angkat Sumpah mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan Tahun 2025. Acara ini digelar di The Springs Club Serpong. Hadir dalam kesempatan ini antara lain pendiri UIS Ani Yuliani, Ketua Ketua Yayasan Ichtiar Kasih Anak Nusantara, Kevin Pardomuan Simanjuntak, Ketua Aptisi Banten Dr Po Abas Sunarya dan undangan lainnya.
Rektor UIS Tangsel Dr Ns. Royani, M.Kep menyampaikan, bahwa pada wisuda kali ini UIS meluluskan 101 mahasiswa, dengan 42 lulusan di antaranya mengikuti prosesi pengucapan janji profesi. “Alhamdulillah, hari ini kami berbahagia karena dapat melaksanakan wisuda, pengucapan sumpah, sekaligus caping day, yaitu ucap janji bagi masyarakat Universitas Ichsan Satya. Ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa, dukungan orang tua, serta kontribusi mitra UIS yang luar biasa,” ujar Royani.
Ia menegaskan bahwa nilai utama yang harus dipegang oleh lulusan UIS adalah unggul, integritas, dan sinergi. Menurutnya, integritas menjadi fondasi paling penting dalam membangun kesuksesan. “Kesuksesan tanpa integritas itu menjadi tidak bermakna. Namun dengan integritas, kalian akan menjadi pribadi yang dimuliakan,” tegasnya.
Selain integritas, Royani juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi lulusan, baik hard skill maupun soft skill, agar mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja. Nilai kolaborasi dan sinergi, lanjut dia, juga terus ditanamkan agar lulusan mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.“Jadilah bagian dari perubahan yang berdampak positif dan hadirkan karya terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Terkait daya saing lulusan, Royani mengungkapkan bahwa UIS Tangsel mencatat capaian yang membanggakan. Sejumlah lulusan bahkan telah terserap dunia kerja sebelum resmi diwisuda. “Alhamdulillah, tahun ini luar biasa. Sebagian lulusan kami sudah diterima bekerja. Beberapa rumah sakit mitra telah bekerja sama dengan UIS,” ujarnya.
Baca Juga: 12 Putra-Putri Kabupaten Tangerang Raih Beasiswa Perguruan Tinggi di Bidang Transportasi
Bahkan, sejumlah lulusan fresh graduate yang baru dilantik pada hari wisuda langsung mulai bekerja di rumah sakit mitra. Royani menambahkan, sebelum dilepas ke masyarakat, para lulusan telah dibekali berbagai kompetensi akademik, profesional, serta nilai- nilai etika dan pengabdian. Pembekalan tersebut diharapkan menjadi pegangan lulusan dalam menjalani peran di dunia kerja maupun kehidupan sosial.
Terkait kiat, Royani menjelaskan bahwa UIS terus berupaya menyempurnakan kurikulum agar sesuai dengan dinamika global maupun nasional. “Upayanya adalah mendidik mereka dengan kurikulum terbaik yang adaptif. Dengan demikian, lulusan dapat menjadi sumber daya manusia unggul, terutama di bidang kesehatan, yang siap memberikan kontribusi luar biasa bagi masyarakat,” ujarnya. “Kami ingin lulusan UIS tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap mengabdi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara Ketua Aptisi Banten, Dr Po Abas Sunarya menyampaikan, agar lulusan ilmu kesehatan tidak hanya lulus dengan baik melainkan juga bekerja dengan hati nurani serta kejujuran. “Maka kalau ilmu kesehatan itu harus ada sumpah, jangan menggadaikan ilmu dengan menghalalkan segala cara. Jangan sampai (pasien) yang ber-uang dilayani dengan cepat, sementara kalau yang katakanlah miskin dilayani belakangan, itu yang nggak boleh terjadi,” jelasnya.
Katanya, semua masyarakat harus mendapatkan pelayanan dalam bidang kesehatan setara. “Tangani dulu, bicara pilihan orang punya uang itu urusan belakangan. Pada penanganan pertama jangan pilih-pilih, siapa pun dia pelayanannya harus sama, di negara maju seperti itu,” pungasknya. (made)

















