SATELITNEWS.COM, LEBAK – Kisah hidup Cacang Hidayat (55), guru honorer yang tinggal di rumah reyot, kembali memantik perhatian banyak pihak. Kali ini, sejumlah alumni SMP Negeri 2 Cibadak menyalurkan bantuan berupa uang untuk meringankan beban hidupnya.
Sebelumnya, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan PGRI Kabupaten Lebak juga memberikan bantuan material rumah beserta tukangnya. Cacang, warga Kampung Sanding, Kecamatan Cikulur, sehari-hari bertugas sebagai penjaga sekolah dan perpustakaan di SMP Negeri 2 Cibadak. Ia tinggal bersama istri dan anaknya di rumah yang nyaris roboh karena kayu dan anyaman bambu yang lapuk. Bocornya genteng dan lantai tanah yang basah membuat mereka sering kedinginan dan merasa takut.
Siti Sopiah (33), salah satu alumni angkatan 2006, menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap jasa Cacang semasa mengajar mereka. “Ini kunjungan ke rumah Pak Cacang. Karena kondisinya memprihatinkan, kami mengumpulkan donasi sebesar Rp3 juta dari alumni angkatan 2004, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011, 2014, dan 2019,” ujar Siti, Rabu (17/12/2025).
Meski jumlahnya tidak besar, Siti berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga Cacang dan membantunya memiliki usaha sendiri. “Kami sangat bangga memiliki guru seperti Pak Cacang yang sabar dan tak pernah mengeluh meski hidup dalam keterbatasan. Semoga kondisi ekonominya bisa membaik,” tambahnya.
Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih kepada guru honorer seperti Cacang, termasuk peluang pengangkatan menjadi P3K atau PNS, memiliki rumah layak, dan mengembangkan usaha keluarga.
Sementara, Cacang Hidayat merasa bangga dan terharu atas perhatian yang diterimanya. “Alhamdulillah, rumah saya kini mulai dibangun. Saya bahagia atas kepedulian semua pihak,” ujarnya. Ia menambahkan, bantuan datang dari berbagai instansi, termasuk PGRI Kabupaten Lebak, Korpri, hingga Dinas Perkim Provinsi Banten. “Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan dari Allah,” imbuh Cacang.
Baca Juga: Pembangunan USB TK Pasirmae Pandeglang Dimulai, Guna Cetak SDM Unggul
Kisah Cacang Hidayat menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap guru honorer yang berjuang di tengah keterbatasan. Donasi dan perhatian dari alumni serta pihak terkait diharapkan dapat meringankan beban hidupnya sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan di daerah tersebut. (mulyana)

















