SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Tumpukan sampah kembali menggunung di kawasan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), meski sebelumnya lokasi tersebut baru saja dibersihkan. Kondisi ini dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena selain mengganggu pemandangan, sampah juga menutup hampir separuh badan jalan.
Pantauan di lapangan pada Senin (29/12/2025) sore menunjukkan tumpukan sampah memanjang lebih dari 10 meter di depan area pasar. Berbagai jenis sampah rumah tangga, didominasi plastik warna-warni, tersusun tinggi di pinggir jalan. Bau menyengat pun tercium kuat, terutama saat kendaraan melintas.
Penumpukan sampah ini berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas. Jalan yang menyempit memaksa pengendara melambat. Pedagang pasar dan warga sekitar pun mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.
Salah satu pekerja Pasar Cimanggis, Marwan mengatakan sampah yang menumpuk bukan hanya dari pasar, diduga berasal dari warga luar kawasan pasar. Hal ini terjadi setelah adanya larangan pembuangan sampah di sejumlah titik di wilayah Ciputat.
“Sekarang di Ciputat banyak lokasi yang dilarang buang sampah. Jadi warga pada bingung mau buang ke mana, akhirnya lari ke sini,” ujar Marwan saat dijumpai.
Ia menjelaskan, keberadaan sampah di satu titik justru memicu penumpukan yang lebih besar. Warga yang melintas kerap membuang sampah sembarangan, bahkan hanya melemparkannya dari kendaraan.
Baca Juga: Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat
“Karena ada sampah disini jadi pada buang kesini semua. Akhirnya sampai membeludak orang lewat main lempar, liar. Ada kali yang disini 10 meter lebih,” katanya.
Menurut Marwan, persoalan ini juga diperparah oleh ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga sampah di sejumlah wilayah tidak terangkut. Akibatnya, tempat penampungan sementara (TPS) pun mengalami kelebihan kapasitas.
Ia menambahkan, tumpukan sampah di Pasar Cimanggis sebenarnya sempat dibersihkan sepenuhnya. Namun, tidak berselang lama, sampah kembali menggunung karena terus dijadikan lokasi pembuangan liar.
“Terakhir ini sudah bersih diangkut semuanya. Ini setelah diangkut banyak lagi. Karena emang kan di Pasar sama flyover dilarang ada yang jaga ditegur, mereka bingung buang kemana, pada lari kesini, sampai arah pom bensin,” jelasnya. (eko)

















