SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Salah satunya melalui peluncuran mobil training servis motor yang diresmikan di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (29/12).
Tak hanya meluncurkan satu unit mobil pelatihan, pada kesempatan yang sama Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan peralatan servis AC kepada para peserta pelatihan. Program ini dirancang agar pelatihan keterampilan semakin mudah diakses masyarakat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, mobil training servis motor disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang ingin memiliki keahlian bengkel motor tanpa harus datang langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK).
“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti, karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Senin (29/12).
Mobil training tersebut dilengkapi sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan maupun layanan servis. Melalui sistem jemput bola ini, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa dan kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Mobil training ini yang akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.
Baca Juga: BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan alat servis AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan servis AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan tersebut diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha setelah pelatihan selesai.
“Alat servis AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” katanya.
Menurut Bupati, pengadaan peralatan tersebut didukung oleh APBD Kabupaten Tangerang serta kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui berbagai program pelatihan tersebut, masyarakat dapat memiliki keterampilan, membuka usaha, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan.
“Saat ini mobil training masih satu unit dan akan dijadwalkan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang,” imbuhnya.
Baca Juga: Apresiasi Pendonor, Pemkab Tangerang Gratiskan Biaya Transfusi Darah di RS
Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, Kecamatan Balaraja, mengaku memanfaatkan layanan servis motor gratis tersebut setelah mendapat informasi dari temannya. Ia merasa program tersebut sangat membantu masyarakat.
“Dari teman katanya ada servis gratis. Kebetulan motor belum ganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus. Ia berharap program serupa terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. (alfian/aditya)
