Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dalami Kematian Raymond di Sungai Cisadane, Polisi Mintai Keterangan Pihak Keluarga

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 31 Des 2025 12:51 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Dalami Kematian Raymond di Sungai Cisadane,  Polisi Mintai Keterangan Pihak Keluarga
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS, KOTA TANGERANG — Kematian Raymond Wirya Arifin (19), remaja yang ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, masih menyisakan tanda tanya besar.

Meski penyelidikan telah berjalan berbulan-bulan, pihak keluarga menilai masih banyak kejanggalan yang belum terjawab, terutama terkait temuan luka lebam dan resapan darah di tubuh korban.

Untuk melakukan pendalaman, penyidik Polsek Karawaci meminta ketefangan kepada kedua orang tua korban.

Sebelumnya, penyidik Polsek Karawaci juga telah memeriksa kakak korban. Pemeriksaan terhadap orang tua Raymond disebut sebagai bagian dari rangkaian penyidikan yang terus berjalan sejak kasus ini mencuat ke publik.

Kanit Reskrim Polsek Karawaci, AKP Riono, mengatakan bahwa hingga saat ini kesimpulan kepolisian masih bersifat dugaan. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

“Ya baru diduga ya, diduga keras korban bunuh diri. Korban juga enggak punya musuh, enggak punya apa-apa, masih dugaan,” kata AKP Riono.

Baca Juga: Aktivis Peduli Sungai di Tangerang Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Ide Konyol

Ia menjelaskan, penyidik masih terus menelusuri barang-barang milik korban sebagai bagian dari penyelidikan. Laptop korban yang sempat dikabarkan hilang, kata dia, ternyata ditemukan berada di rumah. Sementara itu, handphone korban masih dalam pencarian.

“Laptop katanya hilang ternyata ada di rumah. Sekarang kita nyari handphone, kemungkinan ada di kali, di Kali Cisadane,” ucapnya.

BeritaTerbaru

Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor

Sabtu, 12 Sep 2026 20:05 WIB
FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

FIFGROUP Cabang Cikupa Perkuat Kepedulian, Lewat Donor Darah dan Edukasi Mengelola Keuangan Sejak Dini

Sabtu, 12 Sep 2026 16:58 WIB
Golkar Kota Tangerang Mulai Proses Pengganti Alm Rusdi Alam

Sachrudin: Saiful Millah Terpilih Sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 12 Sep 2026 13:31 WIB

Helikopter HR-3604 Perluas Pencarian Rombongan Wartawan di Selat Sunda

Sabtu, 12 Sep 2026 13:04 WIB

AKP Riono menegaskan, penyelidikan belum bisa disimpulkan secara pasti. Penyidik masih mengumpulkan bukti tambahan untuk mendalami motif serta penyebab kematian korban.

“Enggak bisa langsung nyimpulin A1. Harus proses dulu, cari bukti-bukti yang lain,” jelasnya.
Meski dugaan sementara mengarah pada bunuh diri, ia menegaskan bahwa kepolisian tetap membutuhkan alat bukti yang sah sebelum menarik kesimpulan akhir.

“Untuk saat ini kita penyelidikan ya, sementara diduga keras bunuh diri dari keterangan-keterangan di lapangan,” katanya.

AKP Riono juga mengimbau pihak keluarga untuk bersabar dan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian. Ia memastikan penyidik akan bekerja sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Air Sungai Cisadane Hitam, BPBD Kota Tangerang Minta Warga Waspada

“Saya sampaikan ke keluarganya supaya lebih sabar dan bisa menerima. Kita tetap proses sesuai ketentuan,” tutupnya.

Di lain pihak, kuasa hukum keluarga korban dari LBH IPTI, Samatha Putra, menjelaskan, pemeriksaan kali ini difokuskan pada pendalaman aktivitas terakhir Raymond sebelum ditemukan meninggal dunia, yakni pada 16, 17, dan 18 Juli 2025. Ayah dan ibu korban masing-masing mendapat sekitar 12 pertanyaan untuk memperkuat kronologi pergerakan dan aktivitas korban dalam rentang waktu tersebut.

“Hari ini ada tambahan pemeriksaan dari orang tua almarhum Raymond Wirya Arifin. Ada sekitar 12 pertanyaan yang ditanyakan kepada ibunya maupun ayahnya, terkait aktivitas Raymond pada tanggal 16, 17, dan 18,” ujar Samatha kepada wartawan.

Terkait dugaan sementara kepolisian yang mengarah pada bunuh diri, Samatha menegaskan bahwa kesimpulan tersebut masih bertumpu pada hasil forensik awal. Namun, menurutnya, keluarga meminta agar penyidik tidak menutup mata terhadap temuan lain dalam hasil otopsi.

“Kalau dari hasil forensik memang disebutkan penyebab kematiannya tenggelam karena ditemukan air di paru-paru. Tapi kami minta agar ini tetap didalami lagi,” kata Samatha.

Ia menyoroti temuan resapan darah di beberapa bagian tubuh korban yang dinilai janggal dan berpotensi menjadi petunjuk penting dalam mengungkap penyebab kematian Raymond.

“Dokter forensik menyampaikan adanya resapan darah di kepala, leher, dan bahu, yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Itu yang kami minta kepada penyidik untuk benar-benar didalami,” jelasnya.

Selain itu, pihak keluarga mengaku telah menyerahkan sejumlah petunjuk dan informasi tambahan kepada kepolisian. Samatha menilai, masih ada pihak-pihak di luar keluarga yang seharusnya diperiksa untuk memperjelas duduk perkara kematian Raymond.

“Ada beberapa petunjuk dan informasi yang kami dapatkan dan sudah kami serahkan ke penyidik. Masih ada pihak di luar keluarga yang belum diperiksa,” ujarnya. (ari)

Tags: keluargaPEMBUNUHANSungai Cisadane
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Banten Region

Pencarian Jurnalìs yang Hilang Diperluas Melalui Udara dan Laut

Sabtu, 12 Sep 2026 12:34 WIB
Kota Tangsel

HUT ke-24, Polsek Serpong Santuni Anak Yatim dan Doakan Lima Jurnalis Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 12:02 WIB
Banten Region

Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur

Sabtu, 12 Sep 2026 11:53 WIB
Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyediaan Air Bersih dan Salat Istisqa

Sabtu, 12 Sep 2026 09:52 WIB
Banten Region

Doa dari Ratusan Masyarakat Carita untuk Keselamatan Rombongan Jurnalis yang Hilang

Sabtu, 12 Sep 2026 09:01 WIB
Headline

Gempa M6,5 Guncang Kepulauan Seribu

Sabtu, 12 Sep 2026 08:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MEMANTAU -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, memantau langsung proses pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal, yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Hari Keempat Pencarian, Bupati Dewi Imbau Masyarakat Hindari Informasi Hoax

Jumat, 11 Sep 2026 13:16 WIB
Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Kamis, 10 Sep 2026 19:28 WIB
Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
PENDAMPINGAN -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, melakukan pendampingan terhadap keluarga dari Yudhistiro Pranoto, Jurnalis iNews yang hilang di perairan kawasan Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)

PMI Banten Dampingi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 Sep 2026 18:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.