SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Gang H. Aslih RT 03 RW 02, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Sabtu, (3/1/2026), dini hari. Modus pelaku terbilang nekat dan terencana. Pintu rumah korban diduga diganjal menggunakan keramik agar penghuni tidak dapat keluar saat pencurian berlangsung. Seluruh aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV).
Korban pencurian, Aski Zainul (19), mengungkapkan peristiwa itu baru ia sadari ketika keluar rumah sekitar pukul 03.20 WIB. Saat itu, sepeda motor miliknya sudah raib dari tempat parkir. “Saya dari malam ada di rumah teman. Pas keluar rumah sekitar jam 3.20 subuh, motor sudah enggak ada. Karena ada CCTV, akhirnya saya cek rekamannya bareng teman,” ujar Aski kepada SatelitNews.Com, Minggu sore (4/1/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 02.52 WIB. Terlihat dua orang pelaku mengenakan jas hujan dan helm. Salah satu pelaku diduga bertugas mengganjal pintu rumah menggunakan potongan keramik, sementara pelaku lainnya membobol kunci setang sepeda motor hingga berhasil membawanya kabur. “Yang satu ganjel pintu pakai keramik, yang satunya ngotak-atik motor saya sampai bisa dibawa,” kata Aski.
Keramik yang diduga digunakan untuk mengganjal pintu tersebut telah diamankan korban sebagai barang bukti. Menurut Aski, benda itu sengaja dipasang agar penghuni rumah tidak dapat keluar dan memergoki aksi pencurian.
Sepeda motor yang dicuri diketahui berjenis Honda Beat Deluxe warna hijau dengan pelek putih. Aksi pencurian berlangsung sangat cepat, diperkirakan hanya memakan waktu satu hingga dua menit.
Padahal, kata Aski, sepeda motor tersebut telah dikunci setang dan menggunakan kunci ganda. Namun pelaku tetap berhasil membobolnya. Ia juga mengaku tidak mendengar suara mencurigakan karena sedang bermain PlayStation di dalam rumah temannya. Kondisi hujan saat kejadian turut membuat situasi semakin sepi.
Baca Juga: “Pemda Diam”, Jalan Kemuliaan Cipondoh Akhirnya Dibuka Kelompok Ormas
Aski mengaku telah mendatangi Polsek Cipondoh untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun laporan resmi belum dapat diproses karena pihak kepolisian meminta kelengkapan dokumen berupa BPKB, sementara saat itu korban hanya membawa STNK. Ia menambahkan, peristiwa pencurian ini merupakan kejadian pertama di lingkungan tempat tinggalnya. Selama ini, kawasan tersebut dikenal relatif aman dan belum pernah terjadi kasus serupa.
Sebagai langkah antisipasi, Aski mengimbau warga sekitar agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari. Ia juga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli serta merespons laporan warga dengan lebih cepat. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Cipondoh belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut maupun tindak lanjut laporan yang telah disampaikan korban. (ari)
























