SATELITNEWS.COM, SERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, kembali mengirim tenaga kesehatan (Nakes) ke wilayah terdampak bencana alam di Bireuen, Aceh. Mereka akan bertugas selama 15 hari, secara bergantian.
Kepala Markas PMI Banten, Embay Bahriyah mengatakan, sejak pertengahan Desember 2025 lalu pihaknya sudah banyak memberikan bantuan seperti sembako, kebutuhan lainnya dan termasuk kebutuhan tenaga kesehatan.
“Untuk tenaga kesehatan (Nakes) sudah pengiriman yang ketiga, sebelumnya ke Aceh, kedua ke Sumatera Barat dan Ketiga ke Aceh lagi. Karena PMI Aceh masih meminta bantuan ke PMI Pusat dan PMI pusat masih memberikan kesempatan ke PMI PMI Provinsi yang ingin membantu,” kata Embay, Selasa (6/1/2026).
Kata Embay, pada pengiriman nakes yang ketiga ini ada sebanyak 6 orang yang diberangkatkan, terdiri 2 orang dokter, 2 orang perawat, 2 bidan dan ditambah satu orang staf dari markas. Mereka semua akan ditempatkan di Bireuen, Aceh.
“Kita juga sampai hari ini masih mengirimkan distribusi air bersih, dua mobil tangki kita masih ada disana, relawan kita silih berganti yang mengoperasionalkan, karena kebijakan ketua PMI pusat pak JK bahwa pelayanan masih berjalan,” tuturnya.
Terkait dengan donasi, Embay menuturkan bahwa donasi untuk yang masuk PMI Banten untuk bencana Sumatera dan Aceh terkumpul sekitar Rp600 juta. Donasi tersebut berangsur sudah digunakan.
Baca Juga: PMI Banten Salurkan Ribuan Masker, Langkah Perlindungan Masyarakat Akibat Erupsi GAK
“Kebijakan dengan kebijakan ketua umum donasi masih dibuka selama 6 bulan,” tuturnya.
Embay mengungkapkan, pasca bencana alam yang melanda Sumatera dan Aceh, proses recoveri masih terus berlangsung. Semua pihak masih bahu membahu. Terlebih melihat ketebalan lumpur.
Sementara, Ketua PMI Banten, Ratu Tatu Chasanah sebelumnya mengatakan, bahwa untuk membantu korban bencana alam di tiga Provinsi tersebut, ada 6 PMI yang ditugaskan untuk mengirimkan tenaga kesehatan, antara lain PMI Banten ada juga PMI Jabar, DKI, DIY, Jateng dan Jatim.
Kata Tatu, pengiriman nakes ke daerah yang terdampak bencana alam ini dilakukan secara mandiri. Diakui Tatu, nakes seperti dokter, perawat dan dan obat obatan ini memang sangat dibutuhkan. Sehingga harus segera diturunkan.
Tatu juga menyampaikan sejak bencana melanda, PMI Banten telah membuka penggalangan dana untuk korban bencana. (sidik)
























