Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Program MBG Diejek, Ini Respon Presiden Prabowo

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 7 Jan 2026 07:37 WIB
Rubrik Nasional
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS. COM, BOGOR— Presiden Prabowo Subianto menatap layar besar di ruang Padepokan Garuda Yaksa dengan fokus ketika video anak-anak penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diputar. Wajah-wajah ceria itu membuatnya menggeleng pelan, seolah sulit menerima bahwa program tersebut masih diragukan sebagian pihak.

“Saya tidak paham manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu?” ucap Prabowo, suaranya terdengar serak.

“Hei, orang-orang pinter yang ngejek program ini… lihatlah dengan mata dan hatimu, rakyat kita, anak-anak itu.”

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun 2026 Kabinet Merah Putih, di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (06/01/2026).

Di hadapan jajaran kabinet, ia menegaskan bahwa MBG dirancang sebagai intervensi langsung negara untuk menjawab persoalan kekurangan gizi dan kemiskinan anak. Pemerintah menilai masalah ini tidak bisa diserahkan semata pada mekanisme pasar atau inisiatif individu.

Sebelum program ini diluncurkan, data pemerintah menunjukkan sekitar satu dari lima anak Indonesia mengalami kekurangan gizi. Di sejumlah daerah, angkanya bahkan melampaui 30 persen. Banyak anak berangkat ke sekolah tanpa sarapan atau hanya mengonsumsi makanan dengan gizi terbatas, kondisi yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan meningkatkan risiko stunting.

Baca Juga: Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Atas dasar itu, pemerintah meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis pada 6 Januari 2025. Dalam satu tahun pelaksanaan, MBG telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak dan ibu hamil di berbagai wilayah Indonesia.

Prabowo membandingkan capaian tersebut dengan pengalaman Brasil. “Kalau kita lihat Brazil, mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat. Kita satu tahun mencapai 55 juta orang,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Di sela penjelasannya, Prabowo mengutip pernyataan Presiden pertama RI, Soekarno. “The hungry stomach cannot wait” — perut yang lapar tidak bisa menunggu.

Bagi Prabowo, kutipan itu menjadi pengingat bahwa kebijakan pangan dan gizi memiliki dimensi moral. “Pemimpin yang punya hati, pemimpin yang punya kepedulian, harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan,” katanya.

Meski demikian, Presiden mengakui program berskala besar seperti MBG tidak lepas dari tantangan. Berdasarkan evaluasi internal pemerintah, tingkat keberhasilan program tercatat mencapai 99,99 persen. Namun, angka tersebut belum dianggap cukup. Pemerintah menargetkan pelaksanaan yang mendekati 100 persen tanpa cacat, atau zero defect.

“Tidak kita puas dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun harus kita atasi,” ujar Prabowo. Ia menegaskan pengawasan dan langkah pengamanan dilakukan secara berlapis dan berkelanjutan, dengan pemantauan langsung di lapangan.

Baca Juga: 620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Pengalaman Presiden saat berkunjung ke berbagai daerah turut menjadi bahan evaluasi. Ia mengaku kerap didatangi anak-anak yang menanyakan kapan mereka akan menerima MBG.

“Kalau saya ke daerah-daerah, anak-anak panggil saya, teriak, Pak kapan kami terima MBG?” ujarnya. Menurut Prabowo, hal itu menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap program tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah untuk mempercepat pemerataan.

Prabowo juga menyinggung skeptisisme yang muncul di awal pelaksanaan MBG. Sejumlah pakar sempat meragukan program ini akan berjalan efektif. “Mereka katakan MBG pasti gagal. Tapi kita buktikan kepada mereka, MBG berhasil,” katanya.

Dengan evaluasi yang terus dilakukan, pemerintah memastikan MBG tetap berjalan sebagai kebijakan jangka panjang. Program ini diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan angka cakupan, tetapi juga menjaga kualitas pelaksanaan dan ketepatan sasaran.

“Ini bukan sekadar angka atau laporan,” kata Prabowo. “Ini tentang anak-anak kita, masa depan bangsa, dan tanggung jawab kita sebagai pemimpin,” pungkasnya..
Sementara itu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, program MBG yang kini memasuki satu tahun berjalan, telah memberdayakan lebih dari 780 ribu tenaga kerja.

“Sebanyak 780 ribu lebih tenaga kerja telah terserap dan aktif dalam operasional dapur, dari persiapan bahan baku hingga distribusi makanan,” kata dia.

Dadan mengemukakan, kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya meningkatkan kapasitas dapur, tetapi juga memberi kesempatan ekonomi bagi masyarakat lokal, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan membangun keterampilan pada sektor pangan.

“Pelayanan SPPG yang dimulai pada 6 Januari 2025 awalnya hanya sebanyak 190 SPPG. Hingga awal Januari 2026, sebanyak 19.188 SPPG telah beroperasi dan menjangkau 38 provinsi,” ujar dia. (rmg/xan)

Tags: anakMBGpresiden
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MEMBAGIKAN BERAS CPP : Gubernur Banten Andra Soni (kiri) bersama Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah (kanan), membagikan beras CPP. (ISTIMEWA)

Beras CPP Mulai Didistribusikan, Andra: Ini Upaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Senin, 31 Agu 2026 18:51 WIB
Motor Curian Kehabisan Bensin, Pria di Lebak Ditangkap Warga

Motor Curian Kehabisan Bensin, Pria di Lebak Ditangkap Warga

Kamis, 3 Sep 2026 13:42 WIB
Dua Pelaku Curanmor di Parkiran Ditangkap Polsek Ciputat Timur

Dua Pelaku Curanmor di Parkiran Ditangkap Polsek Ciputat Timur

Minggu, 30 Agu 2026 17:12 WIB
Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Kamis, 3 Sep 2026 14:23 WIB
BUTUH PERBAIKAN : Rumah warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, butuh perhatian, karena kondisinya dalam keadaan tidak layak. (ISTIMEWA)

DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Selasa, 1 Sep 2026 13:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.