SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mengalami hujan dengan intensitas ringan dalam sepekan ke depan. Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, hujan di wilayah Tangsel tidak seintens daerah lain di Provinsi Banten.
“Untuk Kota Tangerang Selatan diprakirakan hanya hujan ringan saja. Periode prakiraan berlangsung pada 13 hingga 18 Januari,” ujar Hartanto saat dikonfirmasi, Senin (12/1).
Sementara itu, BMKG Wilayah II mencatat dalam tiga hari terakhir telah terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Banten. Hujan sangat lebat tercatat terjadi di Kabupaten Serang dengan curah hujan mencapai 103 mm per hari dan 130 mm per hari, serta di Kabupaten Pandeglang sebesar 139 mm per hari.
BMKG menjelaskan, peningkatan intensitas hujan tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, di antaranya penguatan angin monsun Asia yang lebih kuat dari kondisi normal. Selain itu, terpantau adanya daerah tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Jawa Timur yang membentuk wilayah konvergensi di Banten.
Faktor lain yang turut berperan adalah tingginya kelembapan udara serta kondisi atmosfer yang relatif labil, sehingga mendukung terbentuknya proses konvektif pada skala lokal. Kondisi ini memicu potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Banten dalam sepekan ke depan.
Berdasarkan analisis tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada periode 13–18 Januari 2026 di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Kabupaten Lebak bagian selatan, Kabupaten Serang bagian barat dan timur, Kota Serang, Kabupaten Tangerang bagian barat dan utara.
Menghadapi potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar.
“Lakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir, dan mengamankan barang-barang penting,” urainya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu mempercayai informasi resmi yang dikeluarkan BMKG dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal media sosial resmi @bmkgwilayah2. (eko)