SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat kesiapsiagaan seluruh fasilitas layanan kesehatan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran virus superflu, meski hingga kini belum ditemukan kasus di wilayah Kota Tangerang.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Amir Ali, menegaskan bahwa langkah kesiapsiagaan dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan penanganan cepat apabila muncul kasus dengan gejala berat.
“Walaupun saat ini belum ada kasus superflu di Kota Tangerang, kami memastikan seluruh fasilitas kesehatan siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan, khususnya penyakit infeksi saluran pernapasan,” ujar dr. Amir saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, superflu memiliki gejala yang mirip flu biasa, namun dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi. Gejala tersebut meliputi demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, menggigil, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, hingga kondisi tubuh yang sangat lemas.
Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah menyiagakan 39 puskesmas serta rumah sakit rujukan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan, pengobatan, hingga rawat inap apabila diperlukan.
“Seluruh puskesmas di Kota Tangerang kami pastikan dalam kondisi siap, baik dari sisi tenaga kesehatan maupun layanan medis, agar masyarakat bisa langsung ditangani jika mengalami keluhan dengan gejala berat,” jelasnya.
Selain penguatan layanan kesehatan, dr. Amir juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan upaya pencegahan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Langkah tersebut meliputi mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, istirahat yang cukup, olahraga teratur, serta mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin. “Menjaga kesehatan mental dengan tetap berpikir positif dan bahagia juga penting agar daya tahan tubuh tetap optimal,” pungkasnya. (made)