SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklat) bagi calon relawan Korps Sukarela (KSR) angkatan ke-13. Kegiatan ini dilaksanakan di Markas PMI Kota Tangerang, Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang.
Diklat KSR angkatan ke-13 diikuti oleh delapan calon relawan yang dinyatakan lolos seleksi dari total 80 pendaftar.
Sebelumnya, sebanyak 30 peserta telah mengikuti kegiatan Orientasi Kepalangmerahan yang dilaksanakan di Gedung Cisadane pada November 2025.
Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, yang membuka kegiatan tersebut secara langsung, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme relawan PMI.
“Saya ingin calon relawan KSR yang telah bertahan hingga hari ini dapat menjadi pelopor bagi rekan-rekan lainnya. Relawan tidak hanya harus memiliki keterampilan, tetapi juga sertifikasi yang menunjang profesionalisme,” ujar Oman.
Menurutnya, pelaksanaan Diklat KSR PMI Kota Tangerang angkatan ke-13 diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, berpengetahuan, serta terampil dalam bidang kegawatdaruratan, khususnya pertolongan pertama.
Baca Juga: PMI Kota Tangerang Gelar Cek Kesehatan dan Golongan Darah Gratis pada Hari Donor Darah Sedunia
“Apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, bencana alam, penyakit, dan situasi darurat lainnya, relawan diharapkan dapat terlibat secara langsung dengan bekal materi yang telah diberikan selama proses diklat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Oman berharap para relawan PMI Kota Tangerang dapat bersikap sigap dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayahnya.
“Semoga peserta yang hadir hari ini dapat menjadi pelopor pada pelatihan berikutnya. PMI sangat membutuhkan tenaga relawan KSR, TSR, dan PMR untuk diterjunkan saat terjadi bencana seperti banjir, kebakaran, dan lainnya,” tutupnya.
Salah satu calon relawan KSR angkatan ke-13, Intan Auri, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam KSR selaras dengan latar belakang pendidikannya sebagai mahasiswi keperawatan.
“Saya mengikuti KSR karena ingin bermanfaat bagi banyak orang. Latar belakang pendidikan saya di bidang kesehatan, khususnya kegawatdaruratan, mendorong saya untuk terjun langsung dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya. (made)
























