Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Serapan di Bawah Target Jadi Alarm Serius

Oleh Made Nusantara
Minggu, 18 Jan 2026 20:22 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Serapan di Bawah Target Jadi Alarm Serius

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Arief Wibowo. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG —Turunnya realisasi serapan anggaran Pemerintah Kota Tangerang pada tahun anggaran 2025 menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menegaskan bahwa realisasi serapan anggaran yang berada di bawah 90 persen tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Apalagi dinormalisasi sebagai kelaziman dalam tata kelola pemerintahan.

Menurut Arief, target anggaran yang telah ditetapkan sejak awal merupakan tolok ukur kinerja pelayanan publik, khususnya dalam sektor pembangunan. Karena itu, ketika realisasi anggaran justru melenceng jauh dari target bahkan lebih rendah dibanding capaian tahun sebelumnya maka kondisi tersebut patut dibaca sebagai peringatan serius bagi pemerintah daerah.

“Serapan anggaran di bawah 90 persen, bahkan lebih rendah dari capaian tahun 2024, harus menjadi warning dan alarm serius bagi Pemkot Tangerang. Ini menunjukkan ada persoalan dalam perencanaan maupun implementasi program,” ujar Arief.

Ia menilai, kurangnya serapan anggaran tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan kualitas tata kelola perencanaan, kesiapan program, hingga kemampuan mitigasi risiko dalam pelaksanaannya. Oleh sebab itu, DPRD mendorong agar Pemkot segera melakukan evaluasi menyeluruh sebagai pijakan perbaikan pada APBD 2026.

Arief menjelaskan, DPRD sejatinya telah menjadikan evaluasi serapan anggaran sebagai bahan utama dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Bahkan, evaluasi serupa juga dilakukan dalam penyusunan KUA-PPAS Perubahan 2025. “Dalam dua proses penyusunan itu, kami sudah mengevaluasi angka serapan anggaran yang berjalan dan menyampaikannya kepada eksekutif sebagai catatan korektif,” kata dia.

Tidak berhenti di situ, DPRD juga melakukan langkah pengawasan lebih ketat pada triwulan terakhir. Monitoring dilakukan secara bulanan, menyusul temuan bahwa hingga triwulan ketiga capaian serapan anggaran masih jauh dari harapan. Menurut Arief, langkah tersebut diambil untuk mencegah pola lama yang kerap terjadi, yakni upaya mengejar serapan anggaran di penghujung tahun anggaran. Pola semacam itu, kata dia, bukan hanya berisiko dari sisi waktu, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pelaksanaan program.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden

“Kalau serapan dikejar terlalu dekat dengan akhir tahun, risikonya besar. Waktunya terbatas dan kualitas implementasi program bisa bermasalah karena dilakukan secara terburu-buru,” ujarnya. Ke depan, Arief berencana mengintensifkan monitoring serapan anggaran secara berkala setiap bulan. Tujuannya agar setiap hambatan bisa terdeteksi lebih dini dan koreksi dapat dilakukan dalam rentang waktu yang masih memadai.

Selain itu, Arief juga mendorong perbaikan manajemen risiko dalam pelaksanaan anggaran. Arief menilai, risiko keterlambatan atau kegagalan realisasi bukanlah hal baru, sehingga seharusnya bisa diantisipasi melalui deteksi dan mitigasi sejak awal. “Manajemen risiko ini penting. Risiko-risiko yang muncul harus bisa dipetakan lebih awal agar tidak berujung pada rendahnya serapan anggaran,” tegasnya.

BeritaTerbaru

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB

DPRD juga akan melakukan evaluasi khusus terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tingkat serapan di bawah rata-rata. OPD-OPD tersebut diminta melakukan pembenahan tata kelola agar kinerjanya membaik pada tahun anggaran berikutnya. Terkait sanksi, Arief menyebut bahwa capaian serapan anggaran per OPD menjadi salah satu indikator dalam pemberian tunjangan kinerja. OPD yang tidak mencapai target berpotensi dikenakan punishment berupa pemotongan tunjangan kinerja. “Secara mekanisme, itu sudah ada. Serapan anggaran menjadi acuan dalam penilaian kinerja OPD,” ujarnya.

Dalam konteks anggaran yang langsung dirasakan masyarakat, Arief menyoroti pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Salah satu penggunaan BTT yang kerap bersentuhan langsung dengan warga adalah santunan kematian. Namun, ia menilai mekanisme penyalurannya masih terlalu rumit dan memakan waktu lama. “Di satu sisi, BTT menjadi pos anggaran yang tidak terserap maksimal. Di sisi lain, masyarakat mengeluhkan proses birokrasi santunan kematian yang berbelit,” katanya.

Arief mendorong adanya penyederhanaan prosedur agar bantuan dapat diterima warga tepat waktu, sesuai tujuan awal pembentukan BTT. Selain itu, BTT juga dinilai perlu lebih responsif terhadap kasus rumah tidak layak huni yang tidak terakomodasi dalam program bedah rumah atau rutilahu, terutama dalam kondisi mendesak.

“Jangan sampai kita menunggu kejadian. Kalau sampai ada warga terluka atau meninggal karena rumahnya ambruk, itu akan menjadi preseden buruk bagi pemerintah,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi anggaran penanganan bencana, mengingat intensitas kejadian bencana yang cenderung meningkat. Alokasi yang ada harus dipastikan dapat direalisasikan secara optimal.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Berharap Proses Penetapan Pengganti Alm Rusdi Segera Tuntas

Arief turut menyinggung persoalan pengadaan dan pembebasan lahan yang kerap menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, ketersediaan lahan merupakan faktor krusial yang harus masuk dalam perencanaan manajemen risiko anggaran. “Pengadaan lahan ini sering menjadi kontributor rendahnya serapan anggaran. Maka ke depan perlu dievaluasi dan diperbaiki,” katanya.

Arief menegaskan bahwa serapan anggaran berbanding lurus dengan kualitas layanan publik dan efektivitas pembangunan. Karena itu, ia berharap capaian serapan anggaran Kota Tangerang ke depan tidak hanya lebih baik dari tahun 2025, tetapi juga melampaui capaian tahun 2024 yang berada di angka sekitar 94,3 persen.  “Ini soal pertanggungjawaban publik. Pajak dan retribusi yang dihimpun dari masyarakat harus kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” pungkasnya. (ari/made)

 

Tags: serapan anggaranSerapan di Bawah Target Jadi Alarm Seriuswakil ketua dprd kota tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
Edukasi

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Kabupaten Tangerang

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
Kabupaten Tangerang

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

Kamis, 3 Sep 2026 16:45 WIB
DPRD Banten Desak Pemprov Segera Serahkan KUA PPAS Perubahan

DPRD Banten Desak Pemprov Segera Serahkan KUA PPAS Perubahan

Kamis, 3 Sep 2026 12:04 WIB
529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN

529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN

Senin, 7 Sep 2026 20:32 WIB
GAK Level III, Abu Vulkanik Terjang 7 Kecamatan di Kabupaten Serang

GAK Level III, Abu Vulkanik Terjang 7 Kecamatan di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:29 WIB
Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Bagian Hukum Kabupaten Serang Tangani Tiga Perkara Aset

Kamis, 3 Sep 2026 14:23 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.