SATELITNEWS. COM, TANGERANG—Banjir kembali merendam Desa Lemo Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang, kemarin (21/1). Sebanyak 400 kepala keluarga terdampak banjir setinggi 40 cm hingga 60 cm yang disebabkan hujan deras serta pendangkalan saluran air tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menjelaskan hujan deras terjadi sejak Selasa (20/1) hingga kemarin. Guyuran hujan itu menyebabkan banjir kembali merendam Desa Lemo. Sebelumnya, banjir akibat hujan deras juga sempat terjadi di lokasi tersebut.
“Banjir menerjang sejak Selasa. Memang sebelumnya sempat banjir lalu sudah surut, dan kini kembali banjir. Saat ini ada 400 KK yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 60 cm,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, Rabu (21/1).
Menurut Taufik, sebagian warga terdampak sudah mengungsi ke balai desa setempat. BPBD sudah mendirikan dapur umum di Lokasi serta memberikan bantuan logistik kepada warga.
Selain akibat curah hujan cukup tinggi, banjir juga disebabkan drainase atau saluran air yang sudah mengalami pendangkalan. Bupati Tangerang Maesyal Rasyid kemarin langsung meninjau lokasi banjir untuk mendengarkan keluhan masyarakat yang terdampak.
“Kita sudah salurkan bantuan, dirikan dapur umum, dan tadi juga Bupati Tangerang langsung menemui masyarakat, yang mengharapkan adanya perbaikan drainase agar banjir tidak kembali menerjang permukiman warga, ” ucapnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan kunjungannya bersama Plh Sekretaris Daerah sekaligus Kepala DBMSDA Iwan Firmansyah, merupakan wujud respons cepat atas aduan masyarakat terkait banjir yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Ini adalah bentuk respon cepat dan tindak lanjut atas laporan warga Desa Lemo terkait banjir. Kita bersama turun langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi yang ada dan mencari akar permasalahan penyebab banjir,” ujar Bupati di lokasi.
Selain meninjau kondisi wilayah terdampak, Bupati juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir di Desa Lemo sebagai bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.
Dia menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk menangani permasalahan tersebut, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Hasil temuan di lapangan ini akan langsung kami tindaklanjuti. Besok kami akan memanggil pihak pengembang, mengumpulkan dinas-dinas terkait, serta melibatkan masyarakat untuk duduk bersama mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dia juga menambahkan bahwa aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan secara langsung tersebut akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ke depan.
Baca Juga: HUT RI ke-81, Warga Alang Besar Desa Kebon Cau Tangerang Bersihkan Lingkungan
“Tadi kita sudah mendengar langsung keluhan masyarakat. Besok akan kita rapatkan dan kita putuskan langkah-langkah ke depan agar ke depan Desa Lemo tidak lagi menjadi wilayah langganan banjir,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh, efektif, dan berkelanjutan demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.
“Penanganan banjir ini tidak bisa dilakukan sendiri. Koordinasi dan sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar solusinya nanti bisa menyeluruh, efektif dan berkelanjutan. Kita akan terus perkuat itu demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (alfian)
























