Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Lindi TPA Rawa Kucing Meluap, Warga Kedaung Wetan Terdampak Bau dan Gagal Panen

Oleh Made Nusantara
Jumat, 23 Jan 2026 19:37 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG— Bau menyengat tercium tajam di Perumahan Korpri, RT 01/RW 05, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang pada Jumat pagi (23/1/2025).

Genangan air keruh kecokelatan tampak mengalir di belakang rumah warga. Air tersebut merupakan air lindi, cairan limbah hasil pembusukan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Hujan deras sejak dini hari menyebabkan debit air limbah meningkat hingga meluap ke lingkungan permukiman. Warga mengeluhkan bau tak sedap, serbuan lalat, serta kekhawatiran terhadap potensi penyakit.

“Untuk saat ini, khususnya di Perumahan Korpri, air lindi sudah masuk ke lingkungan dan rumah warga,” ujar Gilang, pengurus RT setempat.

Genangan air menutup sebagian lahan kosong di belakang rumah, disertai lumpur dan sampah kecil yang terbawa arus. Sejumlah warga terpaksa menutup pintu dan jendela untuk mengurangi bau.

Menurut Gilang, luapan air lindi tidak terjadi setiap hari, namun kerap muncul saat hujan deras karena saluran pembuangan tak mampu menampung debit air. Kondisi ini, kata dia, berulang hampir setiap musim hujan.

Baca Juga: Tiga Proyek Peningkatan Fasilitas TPA Rawa Kucing Mulai Direalisasikan

“Kalau hujan deras, debit air dari pembuangan sampah meninggi. Volume sudah tinggi, ditambah air lindi, akhirnya meluap,” ujarnya.

Dampak paling dirasakan warga adalah bau menyengat dan meningkatnya populasi lalat. Warga khawatir kondisi tersebut dapat memicu penyakit jika dibiarkan berlarut.

BeritaTerbaru

Nostalgia Permainan Tradisional, Warisan Budaya Hidup Lagi di Festival Cisadane 2026

Nostalgia Permainan Tradisional, Warisan Budaya Hidup Lagi di Festival Cisadane 2026

Sabtu, 25 Jul 2026 09:07 WIB
Dinsos Kota Tangerang Buka Cukur dan Pijat Bayar Seikhlasnya di Festival Cisadane

Dinsos Kota Tangerang Buka Cukur dan Pijat Bayar Seikhlasnya di Festival Cisadane

Sabtu, 25 Jul 2026 09:04 WIB
Bupati Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Inovasi Teknologi

Bupati Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Inovasi Teknologi

Sabtu, 25 Jul 2026 08:58 WIB
Sekda Kabupaten Tangerang Ungkap Strategi Cetak Generasi Unggul Lewat Nilai Al-Qur'an dan Beasiswa Pendidikan

Sekda Kabupaten Tangerang Ungkap Strategi Cetak Generasi Unggul Lewat Nilai Al-Qur’an dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 25 Jul 2026 08:50 WIB

“Saya minta aparat berwenang bisa menangani air lindi ini dengan baik, supaya tidak masuk ke permukiman dan menimbulkan masalah kesehatan,” tegas Gilang.

Tak hanya permukiman, luapan air lindi juga merembes ke kebun warga. Mimi, petani kecil di sekitar aliran limbah, mengaku beberapa kali mengalami gagal panen akibat kebunnya terendam air limbah. “Hujan besar, air limbah naik ke sini. Setiap hujan selalu penuh,” katanya.

Ia menunjukkan bagian kebun yang tanahnya becek dan tanaman yang layu hingga mati. Menurut Mimi, air limbah terasa panas dan merusak akar tanaman.
“Kalau kena kebun, panas. Tanaman nggak jadi tumbuh. Akhirnya gagal panen dan dibuang,” ujarnya.

Mimi meyakini air limbah berasal dari area TPA. Saat hujan, penampungan tidak mampu menahan volume air sehingga meluap ke kebun dan saluran sekitar. Meski kondisi itu sudah berlangsung lama, ia mengaku belum pernah menyampaikan keluhan resmi. “Komplain ke siapa? Tidak pernah ada yang datang atau memantau,” tuturnya.

Baca Juga: DLH Kota Tangerang Bangun Pusat Daur Ulang Sampah di TPA Rawa Kucing

Air lindi merupakan cairan hasil pembusukan sampah yang mengandung zat kimia, bakteri, dan logam berat. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini berpotensi mencemari tanah, air tanah, dan udara, serta menimbulkan gangguan kesehatan.

Warga berharap pemerintah kota segera mengevaluasi sistem pengelolaan limbah di TPA Rawa Kucing, termasuk perbaikan drainase dan pengolahan air lindi.
“Kami tidak menuntut berlebihan, hanya ingin lingkungan yang aman dan sehat,” kata Gilang.

Sementara Mimi berharap kebunnya dapat kembali produktif tanpa terpapar limbah. “Kalau kebon nggak kena air itu, bisa panen,” ujarnya.

Musim hujan yang masih panjang membuat warga khawatir luapan air lindi akan terus berulang dan membawa dampak lingkungan, kesehatan, serta kerugian ekonomi. Hingga berita ini diturunkan, SatelitNews.Com belum mendapat konfirmasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (ari)

Tags: Air LindiBanjir dan Air Linditpa rawa kucing
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bupati Tangerang Genjot Digitalisasi hingga Desa, Target Pajak dan Retribusi Makin Optimal
Bisnis

Bupati Tangerang Genjot Digitalisasi hingga Desa, Target Pajak dan Retribusi Makin Optimal

Sabtu, 25 Jul 2026 08:38 WIB
Genjot Pendapatan Pajak, Pemkab Tangerang Luncurkan Moling QRIS
Bisnis

Genjot Pendapatan Pajak, Pemkab Tangerang Luncurkan Moling QRIS

Sabtu, 25 Jul 2026 08:26 WIB
DPRD Tangsel Sidak Pabrik Es Kristal Usai Sumur Warga Serpong Mengering
Headline

DPRD Tangsel Sidak Pabrik Es Kristal Usai Sumur Warga Serpong Mengering

Sabtu, 25 Jul 2026 08:18 WIB
Prajurit TNI AD Tewas Usai Rebutan Sate Taichan di Gading Serpong, Polisi Ungkap Kronologi dan Tetapkan 7 Tersangka
Headline

Prajurit TNI AD Tewas Usai Rebutan Sate Taichan di Gading Serpong, Polisi Ungkap Kronologi dan Tetapkan 7 Tersangka

Sabtu, 25 Jul 2026 08:11 WIB
Satu Prajurit TNI Dibunuh di Kelapa Dua, 4 Orang Ditangkap Polres Tangsel
Headline

Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI di Tangerang Bertambah Jadi 7 Orang

Jumat, 24 Jul 2026 16:29 WIB
Gerakan Langit Biru, Demokrat Kabupaten Tangerang Bersihkan Kali dan Tanam Pohon
Kabupaten Tangerang

Gerakan Langit Biru, Demokrat Kabupaten Tangerang Bersihkan Kali dan Tanam Pohon

Jumat, 24 Jul 2026 15:47 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Dipicu Ekonomi dan Perselingkuhan, Kasus Cerai ASN di Kota Tangerang Capai 11

Rabu, 22 Jul 2026 12:01 WIB
Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Praperadilan Roy Suryo Ditolak, Status Tersangka Sah

Senin, 20 Jul 2026 18:00 WIB
BKPSDM Kabupaten Tangerang Bekali Ribuan ASN Lewat Seminar Penguatan Karakter dan Kesadaran Diri

BKPSDM Kabupaten Tangerang Bekali Ribuan ASN Lewat Seminar Penguatan Karakter dan Kesadaran Diri

Jumat, 24 Jul 2026 15:32 WIB
Kabel Semrawut di Jalan Raden Fatah Kota Tangerang Mulai Diputus

Penataan Kabel Harus Utamakan Keselamatan dan Kelancaran Usaha

Sabtu, 18 Jul 2026 18:09 WIB
DISTRIBUSI BANTUAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, menyiapkan sebanyak 6 Juta liter lebih bantuan berupa air bersih, ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. (SIDIK/SATELITNEWS.COM)

PMI Banten Siapkan 6 Juta Liter Lebih Air Bersih Bagi Daerah Terdampak Kekeringan

Senin, 20 Jul 2026 15:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.