SATELITNEWS.COM, SERANG – Layanan air bersih di Kota Serang, sampai saat ini belum merata. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Madani, yang diberikan mandat untuk pemerataan penyaluran air bersih cakupannya hanya baru mencapai 5 persen, atau sekitar 7.000 sambungan.
Pihak perusahaan selalu mengklaim, rendahnya capaian itu karena dukungan anggaran yang minim dari Pemkot Serang. Pada tahun lalu, pihaknya hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp750 juta.
Namun demikian, di tahun ini perusahaan mendapatkan suntikan anggaran yang lebih besar mencapai Rp1 Miliar.
Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang M. Arif Setiawan mengatakan, dengan anggaran yang cukup besar itu pihaknya akan fokus ekspansi jaringan yang diarahkan ke tiga wilayah utama, yakni Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, dan Kecamatan Kasemen.
“Kita targetkan 1.200 sambungan rumah (SR) baru,” katanya, Minggu (26/1/2026).
Optimalisasi sambungan di tiga wilayah tersebut, diharapkan mampu menutup kesenjangan layanan air bersih yang masih rendah di Ibukota Provinsi Banten.
Baca Juga: Sampah Rumah Tangga Cemari Sungai Di Kota Serang, Relawan Usulkan Pemberlakuan Sanksi
“Selain itu, dari retribusi yang diterapkan, penambahan sambungan itu juga akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.
Dikatakan Arif, penambahan pelanggan baru itu akan didukung oleh pengembangan infrastruktur dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dalung, IPA Banten, serta sistem SBS. Perluasan cakupan itu, katanya, akan mengingatkan kesehatan masyarakat karena mereka mendapatkan aksea air yang bersih.
“Selain itu, finansial perusahaan sangat bergantung pada jumlah sambungan rumah yang terpasang,” ujarnya. (luthfi)
