Sabtu, 7 November 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Warga Periuk Merasa Tak Diperhatikan Pemprov Banten; “Kami Ingin Situ Bulakan Dikeruk”

Redaktur Made Nusantara
Minggu, 25 Jan 2026 19:57 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang, Pemprov Banten
Warga Periuk Merasa Tak Diperhatikan Pemprov Banten; "Kami Ingin Situ Bulakan Dikeruk"

MASIH TERGENANG: Salah satu sudut di Periuk Damai, Kecamatan Periuk yang masih tergenang. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Di pelataran Masjid Jami Al-Jihad, Perumahan Periuk Damai, RW 08, Kecamatan Periuk, puluhan keluarga masih bertahan di pengungsian, Minggu (25/1/2026). Sejak banjir besar merendam kawasan itu pertengahan pekan lalu, masjid menjadi ruang aman sementara bagi warga yang rumahnya terendam air hingga nyaris menyentuh plafon.

Namun, kekecewaan muncul ketika Gubernur Banten Andra Soni tidak datang ke lokasinya meski menyambangi wilayah Periuk. “Kemarin (Sabtu, 24/1/2026) informasinya Pak Gubernur akan datang. Jam sembilan katanya sudah di sini. Saya sudah siapkan pertanyaan, siapkan usulan. Tapi batal. Alasannya kami juga tidak tahu,” ujarnya.

Kondisi ini membuat warga merasa terombang-ambing. Setiap banjir datang, bantuan darurat mengalir. Namun solusi permanen tak kunjung diwujudkan. Menurut Heribertus, warga Periuk selama ini merasa kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi, meski persoalan banjir terus berulang lintas kepemimpinan. “Dari zaman Pak Wahidin Halim sampai sekarang, belum ada realisasi nyata. Padahal ini bukan soal janji, kami cuma minta solusi,” tegasnya.

“Jujur saya kecewa,” kata Heribertus, tanpa berusaha menutupi nada getir dalam suaranya. “Saya sudah menyiapkan pertanyaan, menyiapkan usulan. Katanya jam sembilan datang. Tapi batal. Alasannya apa, kami juga tidak tahu,” Ulangnya.

Kekecewaan itu bukan semata soal seremoni kehadiran pejabat. Bagi Heribertus dan ratusan warga RW 08, kunjungan gubernur dinilai penting karena akar persoalan banjir Periuk berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi—mulai dari pengelolaan Danau Situ Bulakan hingga peninggian akses jalan yang saban tahun terendam.

“Kami tidak minta muluk-muluk,” kata Heribertus. “Kami cuma ingin pemerintah, terutama provinsi, benar-benar hadir. Bukan cuma datang saat banjir, tapi menyelesaikan supaya banjir itu tidak datang lagi.”

Baca Juga: Terancam Ditertibkan, Pedagang di Situ Bulakan Periuk Cuma Bisa Pasrah

Karpet masjid digelar rapat. Tikar, selimut, dan tas-tas plastik berisi pakaian tersusun di sudut ruangan. Lansia duduk bersandar di tiang masjid, sementara anak-anak bermain ada yang di jalan yang banjir dan di sela antrean bantuan makanan. Meski genangan mulai surut, sebagian besar warga belum berani kembali.

“Alhamdulillah hari ini air sudah turun sekitar satu meter,” ujar Heribertus Supantara, Ketua RW 08 Periuk Damai, saat ditemui di lokasi pengungsian. “Kemarin sempat 4,5 meter, sekarang tinggal 3,5 meter. Mudah-mudahan mesin pompa lancar terus supaya air bisa dibuang ke danau.”

BeritaTerbaru

Perwakilan peserta kursus dan tamu undangan TBM Planet Baca Tangerang berfoto bersama usai kelulusan kursus komputer dan bahasa Inggris gratis.

TBM Planet Baca Rawarengas Kosambi Wisuda 90 Peserta Kursus Komputer dan Bahasa Inggris Gratis

Sabtu, 7 Nov 2026 19:06 WIB

Michelle Surjadi Raih Perunggu Olimpiade Remaja di Dakar

Sabtu, 7 Nov 2026 11:50 WIB

Benteng Culture Festival 2026 Digelar 20-22 November

Sabtu, 7 Nov 2026 09:49 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 7 Nov 2026 08:27 WIB

Namun, bagi Heribertus, surutnya air bukan akhir persoalan. Ia menyebut, banjir besar di Periuk Damai adalah siklus berulang yang selalu datang saat curah hujan tinggi, terutama ketika debit air dari kali meluap dan tak tertampung. “Kami berharap dalam minggu-minggu ke depan air benar-benar kering, warga bisa bebersih, bebenah rumah, lalu kembali. Tapi setelah itu, persoalan besarnya tetap sama,” katanya.

Perumahan Periuk Damai, khususnya RW 08, dikenal sebagai kawasan cekungan. Warga menyebut, setiap lima tahun sekali banjir besar datang dengan ketinggian ekstrem. Tahun ini menjadi salah satu yang terparah. “Kalau dibandingkan banjir 2020–2021, ini lebih parah,” ujar Heribertus. “Dulu rumah saya airnya belum sampai plafon. Sekarang sudah lewat.”

Menurut catatan warga, banjir terdalam sebelumnya terjadi pada periode 2017–2019, ketika ketinggian air menembus hampir 5,5 meter. Tahun ini, air mencapai sekitar 4,5 meter—cukup untuk melumpuhkan aktivitas dan memaksa ratusan keluarga mengungsi.

Di RW 08 sendiri, terdapat 286 kepala keluarga dengan sekitar 860 jiwa, terdiri atas 136 lansia dan sekitar 40 balita. Dari jumlah itu, sekitar 85 persen warga mengungsi, sementara sisanya menumpang di rumah kerabat atau lokasi pengungsian lain di RW 09 dan fasilitas umum. “Kasihan itu lansia. Kalau banjir besar begini, yang paling terdampak ya mereka,” kata Heribertus.

Baca Juga: Normalisasi Situ Bulakan, Gubernur Banten Berharap Daya Tampung Jadi 600 Ribu Meter Kubik

Banjir kali ini diperparah oleh jebolnya tembok pembatas—yang kerap disebut warga sebagai tanggul—di beberapa titik. Tembok tersebut memisahkan RW 08 dengan RW 11 dan RW 13. “Sudah jebol sampai empat kali,” ujar Heribertus. “Awalnya itu bukan tanggul, cuma pembatas. Karena sering direhab, dibesarkan, tapi kualitasnya kurang kuat. Pernah swadaya juga, tapi ya hasilnya tidak maksimal.”

Debit air yang tinggi dan arus balik dari saluran lain membuat pembatas itu kembali roboh. Upaya perbaikan parsial, menurut warga, justru menimbulkan pemborosan karena tak menyentuh akar masalah.

Kastia (60), salah satu pengungsi, menyebut ada tiga titik tembok pembatas yang roboh pada banjir kali ini. “Bangunan itu sudah lama. Yang baru dibangun tahun 2021 aman. Tapi yang lama ini akhirnya jatuh, pembangunanya tidak menyeluruh” katanya. Ia menyebut, banjir kali ini sedikit lebih rendah dibandingkan 2021, namun dampaknya hampir sama. “Sebelas-dua belas. Tetap saja menyiksa,” ujarnya.

Di balik keluhan warga, satu nama selalu muncul yaitu Danau Situ Bulakan. Warga meyakini, pendangkalan danau dan rendahnya kapasitas tampung menjadi penyebab utama meluasnya banjir ke permukiman. “Intinya kami cuma minta satu: Situ Bulakan dikeruk dan jalannya ditinggikan,” kata Heribertus. “Supaya saat musim hujan, debit air yang over bisa tertampung dan tidak meluber ke perumahan.”

Masalahnya, kata dia, kewenangan danau berada di tangan Pemerintah Provinsi Banten. Usulan pengerukan dan peninggian jalan telah berulang kali diajukan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), baik di tingkat RW, kelurahan, hingga kecamatan. “Setiap tahun di musrenbang selalu ada. Tapi sampai awal 2026 ini, belum ada realisasi yang benar-benar kelihatan dan bisa dinikmati warga,” ujarnya.

Kondisi jalan di sekitar danau juga menjadi sorotan. Setiap hujan deras, akses warga ke wilayah sekitar, termasuk ke arah kabupaten, kerap terputus karena genangan. “Baru hujan kecil saja sudah tidak bisa nyebrang,” kata Heribertus. “Warga selalu resah. Hujan sedikit saja sudah waswas.”

Pasca banjir, Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat. Wali Kota Tangerang, Kapolres, BPBD, PMI, dan aparat lainnya turun ke lokasi. Bantuan logistik berupa makanan, selimut, mi instan, minyak, air minum, hingga layanan kesehatan disalurkan ke pengungsian. “Untuk makan, alhamdulillah tidak kekurangan,” kata Heribertus. “Bantuan dari Pemkot, kepolisian, dan lainnya ada.”

Di pengungsian, bantuan makanan datang silih berganti. Namun Ibu Kastia mengingatkan, persoalan justru muncul setelah air surut. “Waktu banjir, bantuan makan berlimpah. Tapi setelah surut, saat warga bersih-bersih rumah, itulah yang paling butuh makanan,” katanya. “Sering kali justru sepi bantuan.”

Ia berharap pemerintah dan para wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat mengawal aspirasi warga agar perbaikan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh, bukan tambal sulam. “Kami minta dikawal lewat anggota dewan. Supaya ada perhatian serius ke depannya,” ujarnya.

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat banjir akibat hujan deras sejak Kamis (22/1/2026) pukul 05.20 WIB merendam sedikitnya 15 titik jalan dan permukiman, terutama di Kecamatan Periuk. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan ketinggian air bervariasi, dengan genangan terdalam mencapai 450 sentimeter di Periuk Damai RW 08. “Periuk menjadi wilayah dengan genangan terdalam. Kami terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Jumlah pengungsi sempat mencapai 5.030 jiwa pada 23 Januari, turun menjadi 4.195 jiwa pada 24 Januari, dan 2.206 jiwa per 25 Januari seiring surutnya genangan. BPBD bersama dinas terkait menyiagakan posko pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, serta perahu karet untuk evakuasi. Petugas juga melakukan penyedotan genangan dan pembersihan fasilitas umum. Meski debit air mulai menurun, BPBD tetap mengimbau warga waspada terhadap potensi hujan susulan. (ari)

Tags: Kami Ingin Situ Bulakan Dikeruksitu bulakanWarga Periuk Merasa Tak Diperhatikan Pemprov Banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu

Sabtu, 7 Nov 2026 08:05 WIB
Kota Tangerang

DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Transportasi Publik

Sabtu, 7 Nov 2026 07:03 WIB
Kota Tangerang

Satpol PP Kota Tangerang Bongkar Bangunan Liar di Jalan Arya Kemuning

Sabtu, 7 Nov 2026 06:10 WIB
Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menerima penghargaan predikat Informatif 2026 dengan nilai 98,50.
Kabupaten Tangerang

Kantor Pertanahan Tangerang Raih Predikat Informatif dengan Nilai 98,50

Jumat, 6 Nov 2026 22:56 WIB
Kondisi rumah warga Pakuhaji yang dibobol maling saat keluarga menggelar hajatan sunatan.
Kabupaten Tangerang

Rumah Dibobol Maling Saat Hajatan Sunatan di Pakuhaji, Uang Rp280 Juta dan Emas Raib

Jumat, 6 Nov 2026 22:37 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan penghargaan CSR Award 2026 kepada Direktur PDAM TKR.
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Beri CSR Award kepada 30 Perusahaan, Dukung Pembangunan Daerah

Jumat, 6 Nov 2026 22:28 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur Mari sukseskan Musabaqoh Tilawatil Qur
Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Selamat Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Tata Ruang dan Bangunan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Selamat Hari Jadi Koran Harian Satelit News Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang

Berita Pilihan

Beli Lahan PSEL 5 Hektare, Rp 175 Miliar Bakal Digelontorkan Pemkot Tangerang

Beli Lahan PSEL 5 Hektare, Rp 175 Miliar Bakal Digelontorkan Pemkot Tangerang

Selasa, 3 Nov 2026 15:05 WIB

Polres Lebak Larang Anggotanya Ngevape

Kamis, 5 Nov 2026 11:33 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 3 November, Cek Lokasinya

Selasa, 3 Nov 2026 07:38 WIB
AC Milan Dipermalukan Ferencvaros, Juventus Menang

AC Milan Dipermalukan Ferencvaros, Juventus Menang

Jumat, 6 Nov 2026 07:44 WIB
MENUNJUKKAN BARBUK : Kapolda Banten Irjenpol Hendra Kurniawan (kiri), menunjukkan barbuk tindak pidana penyalahgunaam BBM. (ISTIMEWA)

14 Tersangka Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Diamankan ke Mapolda Banten

Senin, 2 Nov 2026 13:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.