Sabtu, 12 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Terancam Ditertibkan, Pedagang di Situ Bulakan Periuk Cuma Bisa Pasrah

Oleh Made Nusantara
Minggu, 7 Jun 2026 19:30 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Terancam Ditertibkan, Pedagang di Situ Bulakan Periuk Cuma Bisa Pasrah

BAKAL DIBONGKAR: Lapak pedagang di sekitar bakal ditertibkan seiring keluarnya SP2. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Ketidakpastian kini menggelayuti hidup ratusan pedagang kecil di kawasan wisata Situ Bulakan, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Hal ini menyusul dilayangkannya Surat Peringatan Kedua (SP 2) oleh pemerintah daerah pada Sabtu (3/6/2026). Kawasan yang biasanya riuh oleh roda ekonomi warga tersebut mendadak diliputi kecemasan.

Sebagian pedagang mulai membongkar lapak secara mandiri demi menyelamatkan sisa material bangunan, sementara sebagian lainnya bertahan di antara ketidakpastian dengan rasa waswas yang membayangi setiap hari.

Berdasarkan pantauan SatelitNews.Com pada Minggu (7/6/2026) menunjukkan perubahan pemandangan cukup signifikan. Beberapa bangunan semipermanen berbahan kayu dan terpal yang biasanya menjajakan kopi, kelapa muda, hingga alat pancing kini mulai dikosongkan.

Mereka khawatir jika penertiban dilakukan secara mendadak, barang-barang modal yang menjadi urat nadi penghidupan mereka akan tertimbun dan rusak tak bersisa. Sebab di sana tempat mereka menggantungkan nasib selama belasan tahun.

Salah satu seorang ibu pedagang kopi berusia 57 tahun yang meminta identitasnya dirahasiakan menjadi salah satu satu saksi hidup perkembangan kawasan ini sejak tahun 2007. Berawal dari area pinggiran situ yang masih sepi, ia sempat memindahkan lapaknya pada tahun 2013 ke area yang lebih dekat dengan jalan pasca-adanya perbaikan infrastruktur oleh pemerintah.  Pola hidup “naik-turun” dan berpindah tempat demi menyesuaikan keadaan sudah menjadi makanannya sehari-hari.

Namun, kali ini kondisinya berbeda. Pasrah dengan adanya surat peringatan, ia kini terpaksa memutar otak dan beralih berjualan menggunakan sepeda motor roda tiga (bentor). “Sekarang saya siasati jualan pakai motor roda tiga begini. Supaya kalau sewaktu-waktu ada petugas yang mau menggusur, saya tinggal pergi saja, tidak perlu bongkar-bongkar lagi,” tuturnya Minggu sore (7/6/2026).

Baca Juga: Normalisasi Situ Bulakan, Gubernur Banten Berharap Daya Tampung Jadi 600 Ribu Meter Kubik

Ibu dua anak ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat melawan kebijakan pemerintah. Ia mendukung penuh penataan kota demi kebaikan bersama.  Namun, ia menyayangkan ketiadaan solusi konkret dan jaminan tempat pengganti pasca-penggusuran. Tanpa adanya jaminan atau relokasi resmi, para pedagang merasa seperti dibuang tanpa arah.

Beban psikologis itu kian berlapis jika melihat situasi ekonomi saat ini yang dirasakannya kian menjepit. Ia membandingkan, pada masa-masa sebelumnya, ia bisa mengantongi omzet hingga Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 per hari. Kini, mendapatkan Rp 100.000 atau Rp 200.000 sehari saja sudah dianggap keajaiban, itu pun sudah habis terpakai untuk menutup modal putaran hari berikutnya.

BeritaTerbaru

Pemkab Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir, Perluas Akses Permodalan Masyarakat

Pemkab Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir, Perluas Akses Permodalan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 19:41 WIB

Polisi Tangkap 2 Tersangka Curanmor di Kontrakan, 7 Motor Dicuri

Jumat, 11 Sep 2026 18:59 WIB
Buruh berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang. (ALFIAN/SATELIT NEWS)

Buruh Tangerang Kantongi Rekomendasi DPRD, Dorong Pengesahan RUU Perlindungan Tenaga Kerja

Jumat, 11 Sep 2026 15:47 WIB

Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel

Jumat, 11 Sep 2026 15:42 WIB

“Ekonomi sekarang berat sekali, Ya Allah Gusti. Anak saya yang satu sudah berkeluarga, yang satu lagi sudah kerja, tetapi jam kerjanya tidak menentu dan gajinya jauh di bawah standar UMR, kadang sehari cuma bawa pulang Rp 70.000 sampai Rp 90.000. Buat diri mereka sendiri saja tidak cukup, boro-boro bisa bantu orang tua. Kami bertahan hidup di sini murni cuma urusan perut, bagaimana caranya bisa makan hari ini. Kalau dulu air situ meluap sampai banjir sepinggang atau seperut orang dewasa, kami tidak bisa jualan. Terpaksa dagangan yang ada dimakan sendiri karena uang buat beli beras tidak ada,” ungkapnya.

Senada Iwan (42), seorang karyawan yang bekerja menjaga warung es kelapa muda sekaligus toko alat pancing, juga sedang mengemas barang-barang dagangan milik majikannya.  Sebagai seorang karyawan yang menggantungkan hidup pada upah harian, keputusan sang pemilik toko untuk gulung tikar berarti hilangnya pekerjaan utama yang menghidupi keluarganya.

Ia menceritakan bahwa beberapa rekan seprofesinya di sepanjang jalur Situ Bulakan bahkan sudah memilih langsung pulang ke kampung halaman karena kehilangan mata pencaharian dan tidak memiliki modal untuk menyewa tempat baru. “Saya cuma pekerja, Kalau bos memutuskan menyudahi usaha ini karena digusur, ya mau tidak mau saya harus cari pekerjaan lain. Tapi di usia saya yang sudah 42 tahun ini, mencari kerja baru seperti di pabrik sudah sangat susah karena terbentur aturan batasan umur,” kata Iwan.

Padahal ujarnya kehadiran para pedagang di sepanjang Situ Bulakan sejak tahun 2014 memiliki andil besar dalam mengubah wajah dan tingkat keamanan kawasan tersebut. Sebelum dipadati oleh warung kaki lima, area pinggir situ dikenal sebagai kawasan sepi yang gelap gulita jika malam tiba, menjadikannya titik rawan tindakan kriminalitas seperti pembegalan dan penodongan.

Baca Juga: Warga Periuk Merasa Tak Diperhatikan Pemprov Banten; “Kami Ingin Situ Bulakan Dikeruk”

Kehadiran aktivitas ekonomi malam hari secara perlahan memotong rantai kriminalitas tersebut. “Dulu di sini tempat begal, serem kalau lewat. Begitu warung-warung mulai ramai, kawasan ini jadi hidup, terang, dan otomatis aman buat masyarakat yang melintas. Sekarang, sejak ada isu pembongkaran dan beberapa lapak sudah rata, suasana kembali sepi. Pengunjung enggan datang. Pendapatan harian yang biasanya berkisar Rp 300.000 sampai Rp 400.000 kini turun drastis, cuma cukup buat makan sehari-hari,” tambah Iwan. (ari)

 

Tags: Pedagang di Situ Bulakan Periuk Cuma Bisa Pasrahsitu bulakanTerancam Ditertibkan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar
Kabupaten Tangerang

Gudang Shopee di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Jumat, 11 Sep 2026 08:31 WIB
Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat
Kabupaten Tangerang

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat

Jumat, 11 Sep 2026 08:11 WIB
Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang

Jumat, 11 Sep 2026 07:55 WIB
Headline

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB
Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik
Kabupaten Tangerang

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Kamis, 10 Sep 2026 19:28 WIB
Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Kamis, 10 Sep 2026 19:23 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan seorang keluarga jurnalis yang masih menunggu proses pencarian. (ISTIMEWA)

Temui Keluarganya, Bupati Dewi Berharap Semuanya Tak Berhenti Berdoa

Jumat, 11 Sep 2026 13:50 WIB

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.