SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang sejak sepekan terakhir menggerakkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang untuk turun langsung membantu warga. Sebanyak 160 relawan diterjunkan dan 11 posko didirikan di kecamatan-kecamatan terdampak banjir.
Kesebelas wilayah tersebut meliputi Kecamatan Jayanti, Tigaraksa, Cikupa, Pasar Kemis, Rajeg, Pakuhaji, Teluknaga, Kosambi, Kronjo, Kresek, dan Gunung Kaler. Upaya kemanusiaan ini terus dilakukan sejak banjir melanda kembali akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sejumlah sungai, termasuk Sungai Cidurian.
Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan banjir sempat surut di beberapa titik. Namun, hujan deras yang kembali mengguyur membuat genangan muncul berulang di 11 kecamatan.
“Sebelumnya beberapa titik sempat surut. Namun karena curah hujan kembali tinggi, akhirnya 11 wilayah kecamatan kembali tergenang banjir, termasuk di Perumahan Taman Cikande ini,” ujar Soma saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Sabtu (24/1).
Menurut Soma, sejak awal terjadinya bencana banjir, PMI Kabupaten Tangerang langsung mengerahkan relawan untuk membantu warga terdampak. Selain tenaga relawan, PMI juga menyalurkan bantuan logistik serta menurunkan perahu karet untuk proses evakuasi.
“Sebanyak 160 relawan kami terjunkan untuk membantu korban banjir di seluruh Kabupaten Tangerang. Perahu karet digunakan untuk evakuasi warga, dan kami juga menyalurkan bantuan logistik seperti sembako, hygiene kit, baby kit, dan clean kit,” katanya.
Baca Juga: Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat
PMI Kabupaten Tangerang juga mendirikan 11 posko di wilayah terdampak. Posko-posko tersebut difungsikan sebagai tempat pengungsian sekaligus layanan kesehatan yang dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan.
“Ada 11 posko yang telah kami dirikan di 11 wilayah kecamatan terdampak banjir, yakni Jayanti, Tigaraksa, Cikupa, Pasar Kemis, Rajeg, Pakuhaji, Teluknaga, Kosambi, Kronjo, Kresek, dan Gunung Kaler,” ujar Soma.
Ia berharap banjir di Kabupaten Tangerang segera surut, terutama di Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, yang menjadi salah satu titik banjir terdalam.
“Semoga banjir bisa segera surut dan aktivitas masyarakat kembali normal,” harapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang, Rustam, menambahkan khusus di wilayah Perumahan Taman Cikande terdapat 705 kepala keluarga yang telah dievakuasi ke lokasi pengungsian.
“Saat ini di Taman Cikande terdapat tiga titik pengungsian dan seluruh warga terdampak telah dievakuasi. Para relawan PMI masih terus bertahan di lokasi banjir untuk membantu masyarakat, mulai dari evakuasi hingga bertugas di dapur umum,” jelas Rustam. (alfian/aditya)
Baca Juga: Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik
























