SATELITNEWS.COM, LEBAK— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menargetkan realisasi investasi sebesar Rp1,4 triliun pada tahun 2026. Target tersebut melonjak tajam dibandingkan capaian investasi sepanjang 2025 yang tercatat Rp258 miliar, atau meningkat lebih dari 5 kali lipat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Lingga Segara, menyatakan target tersebut ditetapkan berdasarkan potensi riil daerah serta arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Lebak yang mendorong penguatan hilirisasi ekonomi berbasis potensi lokal. “Potensi Lebak cukup besar, mulai dari properti, sumber daya alam, hingga pariwisata. Dengan dukungan kebijakan daerah, kami optimistis target investasi tahun 2026 dapat tercapai,” kata Lingga, Selasa (27/1).
Sepanjang tahun 2025, tren investasi di Kabupaten Lebak didominasi sektor properti, meliputi pembangunan perumahan, perkantoran, kawasan industri, hotel dan restoran, serta sektor transportasi. Masuknya investasi di sektor tersebut dinilai memberikan efek langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan perputaran ekonomi masyarakat.
Lingga menyebut, peningkatan kualitas infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendorong minat investor. Keberadaan akses jalan tol serta Stasiun Ultimate Rangkasbitung dinilai mempercepat mobilisasi barang dan jasa, sekaligus memangkas biaya logistik. “Dengan akses yang semakin terbuka, aktivitas ekonomi menjadi lebih efisien. Ini berdampak langsung pada daya saing daerah,” ujarnya.
Dalam menarik investasi, DPMPTSP Kabupaten Lebak terus memperkuat promosi dan fasilitasi investasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga kementerian. Upaya tersebut dilakukan secara kolaboratif, mengingat karakter investasi yang beragam dari sisi sektor maupun skala usaha.
Selain infrastruktur, Kabupaten Lebak juga menawarkan keunggulan lain berupa upah minimum regional (UMR) yang masih kompetitif. Kondisi ini diharapkan mampu menarik investor sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal. “Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Kami ingin investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Lebak,” tegas Lingga.(mulyana)
Baca Juga: Realisasi Investasi di Banten Capai Rp66,3 Triliun, Kabupaten Tangerang Urutan Teratas
























