SATELITNEWS.COM, LEBAK–Setelah dilakukan pencarian kurang lebih tiga hari, jasad Ikna (72) warga Kampung Selapajang, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, akhirnya ditemukan 11 kilometer dari tempat kejadian awal, Rabu (28/1/2026). Setelah dievakuasi, selanjutnya jasad petani kebun itu langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Ciujung saat akan berangkat ke lahan garapannya dengan seperti biasa menyeberangi sungai yang tidak jauh dari rumahnya dengan cara berenang, pada Senin (26/1/2026) sore. Nahas, korban tenggelam diduga akibat penyakit asma yang dideritanya kambuh.
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Banten, Rizky Dwianto, setelah dilakukan pencarian kurang lebih tiga hari dengan menyusuri sungai menggunakan perahu karet dan kelengkapan lainnya yang dibutuhkan korban Ikna berhasil ditemukan. “Korban kami temukan sekitar pukul 10.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia, berjarak kurang lebih 11 kilometer dari lokasi awal kejadian,” kata Rizky kepada wartawan.
Rizky menjelaskan, Operasi SAR dimulai sejak pagi hari dengan membagi tim ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Pada pukul 07.00 WIB, SRU I melakukan pencarian menggunakan rubber boat milik Basarnas dan BPBD Kabupaten Lebak dari LKP ke arah hilir sungai sejauh 7 kilometer. “SRU I fokus penyisiran aliran sungai menggunakan perahu karet, sementara SRU lainnya kami kerahkan untuk memperluas area pencarian,” ujarnya.
Selain itu, SRU II melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal guna mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di titik-titik yang sulit dijangkau. Sementara SRU III melaksanakan pencarian darat di sisi kiri Sungai Ciujung dari LKP ke arah hilir sejauh 4 kilometer. “Pencarian dilakukan secara menyeluruh, baik melalui jalur air, darat, maupun udara, agar hasilnya maksimal,” tambah Rizky.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dan masyarakat setempat atas kerja sama dan dedikasinya selama proses pencarian,” ucap Rizky.
Baca Juga: Diduga Hirup Gas Beracun Saat Perbaiki Mesin Air, Warga Kab Serang Jatuh ke Sumur
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat. “Kami mengingatkan warga untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan aktivitas berisiko di aliran sungai,” katanya. Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi SAR ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Banten, Polsek Cikulur, Koramil Warunggunung, BPBD Kabupaten Lebak, Tagana, KSB, serta masyarakat setempat.(mulyana)
























