SATELITNEWS.COM, LEBAK – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di Kabupaten Lebak. Seorang siswi SMK di Rangkasbitung tewas setelah terlindas truk bermuatan panjang saat berangkat ke sekolah, Jumat pagi (6/2/2026).
Korban diketahui berinisial PNM (17), pelajar perempuan warga Kampung Pasir Limus, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Cikande–Rangkasbitung, tepatnya di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan, menjelaskan bahwa saat kejadian korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hijau dengan nomor polisi A 5200 OT dari arah Citeras menuju Rangkasbitung.
“Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil jalur tengah,” ujar Aris.
Namun, roda sepeda motor korban diduga masuk ke lubang di badan jalan yang kondisinya rusak, sehingga motor oleng dan korban kehilangan kendali. “Motor korban oleng setelah masuk ke lubang, lalu korban terjatuh ke arah kiri,” jelasnya.
Baca Juga: Urus Perpanjangan SIM Cukup Lewat Ponsel
Pada saat bersamaan, sebuah truk bermuatan barang dengan nomor polisi B 9796 SM melaju searah di jalur kiri. Akibatnya, korban yang terjatuh langsung terlindas truk tersebut.
“Korban meninggal dunia di tempat kejadian dan segera dievakuasi ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung,” ungkap Aris.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan guna kepentingan penyelidikan.
“Sopir truk berinisial MP (43) turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.
Kepada petugas, MP mengaku saat kejadian dirinya tengah melaju di lajur kiri dari arah Jakarta menuju Rangkasbitung untuk mengirim muatan tiang pancang ke sebuah perumahan di wilayah Ona.
“Saya melaju di lajur kiri. Tiba-tiba korban menyalip ke tengah, motornya kena lubang, oleng, lalu jatuh ke kiri dan terlindas kendaraan kami,” katanya.
Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, baik dalam kondisi cuaca cerah maupun hujan.
Baca Juga: Pemotor di Lebak Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil
Selain itu, peran orang tua juga diminta untuk lebih memperhatikan keselamatan anak, khususnya pelajar yang masih di bawah umur, serta tidak mengizinkan mereka mengendarai kendaraan bermotor sendiri apabila belum memenuhi persyaratan.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa kondisi infrastruktur jalan yang rusak bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan juga menyangkut keselamatan nyawa para pengguna jalan. Korban kali ini adalah seorang pelajar yang tengah menempuh masa depan. (mulyana)
























