SATELITNEWS.COM, SERANG – Walikota Serang Budi Rustandi, mengklaim pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal proses pembangunaan, yang sedang dilaksanakannya di Kota Serang. Kendatipun sebelumnya, Budi telah melaporkan jurnalis ke Polda Banten terkait dengan kritik melalui pemberitaan media online.
Kritik tersebut, berkaitan dengan besaran biaya pemeliharaan kendaraan dinas Walikota Serang 2026 yang cukup pantastis, yang tertuang dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP, yang dimuat dalam kanal berita online.
Budi menilai, selama 11 bulan menjabat berbagai capaian pembangunan yang dilakukannya tidak terlepas dari peran pers yang ikut mengawal. Oleh karena itu, sinergitas yang kuat dengan pers itu harus terus terjaga, untuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas di Kota Serang.
“Dengan sinergi yang baik, InsyaAllah masyarakat akan teredukasi dan dapat menciptakan lingkungan yang terbuka,” kata Budi, saat acara welcome dinner Hari Pers Nasional (HPN) 2026, di Lapangan Puspemkot Serang, Sabtu (7/2/2026).
Budi berharap, semoga pers semakin maju, profesional, dipercaya publik, dan tetap teguh menjaga integritas.
“Menyampaikan informasi yang sehat, komunikasi baik, serta kerjasama kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pers,” pungkasnya.
Baca Juga: 200 Lebih Pedagang Ramaikan ‘Pasar Jedogan’ di Kawasan Pasar Lama Kota Serang
Dikatakan Budi, di tengah tekanan fiskal APBD yang cukup kuat, Pemkot Serang terus menjalankan pembangunan.
Dalam kurun 11 bulan, itu juga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Serang meningkat serta pengangguran dan kemiskinan mengalami penurunan.
“Semua ini, berkat dorongan insan pers yang selalu mengawal kebijakan pemerintah,” ujar Budi.
Di samping itu, ia mengungkapkan rencana untuk merevitalisasi alun-alun Kota Serang dalam rangka menarik kunjungan wisatawan.
Pembangunan yang dilakukan di Royal Baroe juga, disebut sebagai langkah signifikan, mengingat bangunan tersebut sebelumnya belum pernah mendapatkan perhatian yang serius.
“Kami akan terus melakukan pembangunan di Kota Serang, meskipun dengan keterbatasan anggaran,” tegasnya. (luthfi)
Baca Juga: Bangli dan Sedimentasi Jadi Pemicu Banjir di Kota Serang
























