SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Warga Ciputat mengeluhkan banyaknya jalan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara khususnya roda dua. Bahkan, Polsek Ciputat Timur mendata setidaknya ada lima kecelakaan dalam satu pekan yang diakibatkan jalan berlubang.
“Kami menerima aduan dari masyarakat terkait dengan banyaknya infrastruktur khususnya jalan yang berada di wilayah kami memang berlubang sangat parah. Laka lantas yang diadukan oleh jalan berlubang itu dalam satu minggu ada lima kali,” ujar Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, Rabu (11/2).
Bambang meneruskan, pihaknya telah melakukan pendataan dan pemetaan titik-titik kerusakan jalan yang tersebar di wilayahnya. Dari hasil pemetaan yang dilakukan, terdapat 43 titik jalan berlubang di sepanjang ruas jalan mulai dari Pasar Cimanggis hingga perbatasan Sandratex ke arah Jakarta Selatan. Dari jumlah tersebut, dua titik dinilai sangat krusial dan berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua.
“Dan kami sudah mapping sepanjang jalan dari Pasar Cimanggis, sampai perbatasan Sandratex ke arah Jakarta Selatan, ada 43 titik dengan dua titik yang sangat krusial yang memang sangat berbahaya khususnya pengendara roda dua,” sebutnya.
Sebagai langkah darurat untuk meminimalisir kecelakaan, Polsek Ciputat Timur telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, bersama masyarakat, polisi juga melakukan penambalan sementara secara swadaya di beberapa titik menggunakan semen cor dan bahan lainnya.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan pihak terkait dan kami pun bersama masyarakat beberapa titik kami tambal secara swadaya menggunakan semen cor maupun hebel,” jelasnya.
Baca Juga: Kecanduan Judol dan Bayar Pinjol, Karyawan di Ciputat Gelapkan 2 Mobil Showroom
Langkah tersebut dilakukan agar tidak terjadi kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang sembari menunggu penanganan permanen dari instansi berwenang. Kapolsek pun meminta agar pihak terkait segera mengambil tindakan nyata tanpa harus menunggu jatuhnya korban lebih banyak.
“Dan kami minta kepada pihak terkait jangan menunggu ada korban lagi, jangan sampai nunggu ada korban jiwa, ini harus segera ditangani walaupun itu mau jalan kategori apa. Silahkan lakukan upaya pihak terkait sebagai bentuk hadirnya negara dalam memberikan jaminan keselamatan bagi warga,” paparnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengimbau sekitar 750 RT di wilayah Ciputat dan Ciputat Timur agar mengingatkan warganya untuk berhati-hati saat berkendara, khususnya pengendara roda dua, serta meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan terhadap titik-titik jalan berlubang yang telah dipetakan.
“750 RT di Ciputat dan Ciputat Timur sudah kami himbau berhati-hatilah berkendara kasusnya roda dua dan selalu tingkatkan konsentrasi dan mapping jalan berlubang yang telah kami sampaikan,” pungkasnya. (eko)
