SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, kekhawatiran akan lonjakan harga dan menipisnya stok cabai mulai terasa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pun bersiap. Langkah antisipasi disusun agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi saat permintaan meningkat tajam.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan secara umum kondisi harga dan stok bahan pokok masih dalam situasi kondusif. Fluktuasi harga yang terjadi dinilai masih dalam batas wajar dan terjangkau daya beli masyarakat.
“Dari sisi kesiapan pangan sampai saat ini masih kondusif, harga-harga juga masih relatif stabil,” ujar Maesyal kepada Satelit News, Rabu (11/2/2026).
Meski begitu, Pemkab Tangerang tidak ingin lengah. Pengawasan dan monitoring harga akan dimasifkan, baik menjelang maupun selama Ramadan 1447 H/2026 M. Tim ketahanan pangan diterjunkan untuk memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional.
“Tim ketahanan pangan Kabupaten Tangerang terus memonitor perkembangan di pasar-pasar supaya kesiapan bahan pokok tetap konsisten tersedia dan harganya tidak terlalu tinggi kalaupun ada kenaikan,” jelasnya.
Di antara berbagai komoditas, cabai menjadi perhatian utama. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Ujang Sudihartono, mengakui stok cadangan cabai di wilayahnya tidak terlalu banyak. Padahal, permintaan masyarakat hampir selalu melonjak saat Ramadan.
Baca Juga: 529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN
“Kita sudah komunikasi juga dengan teman-teman petani, khususnya, juga dengan produsen di luar Tangerang untuk bisa mengantisipasi jika terjadi lonjakan yang sangat tinggi,” kata Ujang.
Berbeda dengan cabai, stok beras dipastikan dalam kondisi aman. Meski sejumlah lahan sawah di Kabupaten Tangerang mengalami puso atau gagal panen akibat terendam banjir beberapa waktu lalu, cadangan beras pemerintah daerah disebut masih melimpah.
“Kita jamin ketersediaannya karena cadangan pangan pemerintah daerah sudah di atas ketentuan pemerintah pusat,” tegasnya.
Dengan langkah antisipatif tersebut, Pemkab Tangerang berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi gejolak harga pangan, khususnya komoditas cabai yang kerap menjadi pemicu inflasi musiman. (alfian/aditya)
























