SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan ketersediaan darah menjelang Ramadan 2026 dalam kondisi aman. Tercatat, 2.122 kantong darah tersedia untuk memenuhi kebutuhan.
Kepala UDD PMI Kota Tangsel, Prama Sesari Saraswati mengatakan stok darah yang tersedia mencakup seluruh golongan darah, yakni A, B, O, dan AB. Selain itu, berbagai komponen darah juga siap disalurkan, mulai dari packed red cell (PRC), trombosit, fresh frozen plasma (FFP), hingga anti-hemophilic factor (AHF).
Meski demikian, PMI mengantisipasi potensi penurunan jumlah pendonor selama Ramadan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, partisipasi donor darah cenderung menurun karena masyarakat menjalankan ibadah puasa, sementara kebutuhan darah tetap berjalan normal.
“Biasanya saat Ramadan, partisipasi donor menurun karena masyarakat berpuasa. Padahal kebutuhan darah di rumah sakit tetap berjalan normal,” ujar Prama dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Prama menjelaskan, di Kota Tangsel, kebutuhan darah rata-rata mencapai 100 kantong per hari atau sekitar 3.000 kantong per bulan. Dalam setahun, kebutuhan minimal menembus 36.000 kantong darah.
Kebutuhan tersebut antara lain untuk pasien thalassemia yang memerlukan transfusi rutin, pasien kanker yang menjalani terapi, hingga kebutuhan layanan persalinan dan instalasi gawat darurat (IGD).
Baca Juga: Produksi Dodol Betawi di Serpong Meningkat Tajam Jelang Idul Fitri
Untuk menjaga keseimbangan stok, PMI mengimbau masyarakat tetap mendonorkan darah selama Ramadan, selama dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan medis.
UDD PMI Kota Tangsel membuka layanan donor darah setiap hari pukul 07.30 hingga 21.30 WIB. Selain itu, mobil unit donor juga disiapkan untuk mendatangi instansi, komunitas, maupun tempat ibadah yang ingin menggelar kegiatan donor darah.
Dengan stok yang saat ini aman dan langkah antisipasi yang disiapkan, PMI berharap kebutuhan darah masyarakat selama Ramadan tetap terpenuhi tanpa kendala. (eko)
