SATELITNEWS.COM, SERANG – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menggandeng semua stakeholder terkait.
Tindakan itu penting dilakukan, karena keamanan wilayah menjadi tanggung jawab semua pihak terkait. Selain itu, aspek keamanan wilayah menjadi salah satu modal utama peningkatan perekonomian.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah mengatakan, pihaknya sedang menyusun strategi stabilitas dan kondusivitas keamanan untuk membantu pertumbuhan ekonomi di daerah. Oleh karena itu, pihaknya melibatkan stakeholder lintas sektor dan semua kabupaten/kota.
“Urusan kesatuan bangsa dan politik bukanlah urusan satu institusi semata, melainkan tanggung jawab bersama, meneguhkan sinergi, koordinasi, serta kesamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah, persatuan bangsa, dan keberlanjutan pembangunan,” katanya.
Dia mengatakan, pihaknya memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas daerah, terutama menjelang perayaan besar negara. Dengan demikian, program kerja yang dibuat harus tepat agar keamanan wilayah terjaga.
“Kesbangpol memiliki peran strategis dalam membangun pertahanan ideologi, politik, sosial, dan keamanan di daerah melalui perencanaan program yang terintegrasi, partisipatif, dan responsif. Ini sejalan dengan kebijakan nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Lama Sekolah Anak Di Banten Meningkat Menjadi 9,56 Poin
Dia mengatakan, pihaknya telah menampung banyak aspirasi dan masukan dari berbagai kalangan terkait keamanan wilayah. Oleh karena itu, lanjutnya, dalam konteks perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja perangkat daerah, Kesbangpol berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Oleh karena itu, perencanaan program dan kegiatan ke depan harus semakin terukur, akuntabel, efektif, dan berdampak langsung sejalan dengan prinsip money follow program dan pendekatan kinerja berbasis hasil,” katanya.
Dia meyakini, program kerja yang tepat dan penanganan persoalan yang responsif, bisa menjadi salah satu pencegah terjadinya konflik sosial berkepanjangan.
“Stabilitas adalah hasil dari kerja kolektif, komunikasi yang terbuka, serta deteksi dini yang akurat. Kesbangpol harus hadir lebih awal, bekerja lebih cepat, dan bertindak lebih tepat,” katanya.(adib)
