SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas tenggelam di kawasan Pintu Air 2, Kampung Mookervart Hutan Kota, Kota Tangerang, Kamis (19/2/2026). Korban sempat terlihat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya tenggelam dan tak terselamatkan.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Adam Sodik yang datang langsung ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang sekitar pukul 10.00 WIB. Adam mengaku melihat seorang pria sudah berada di dalam air, dengan posisi yang tampak hanya bagian kepala dan lambaian tangan.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi kejadian. “Saksi atas nama Adam Sodik datang langsung ke kantor BPBD melaporkan adanya orang tenggelam. Menurut keterangan saksi, posisi korban sudah berada di dalam air. Yang terlihat hanya kepala dan lambaian tangan korban sambil berteriak meminta tolong,” ujar Mahdiar saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).
Merespons laporan itu, BPBD Kota Tangerang menerjunkan anggota Pleton 3 Mako lengkap dengan peralatan evakuasi. Satu unit kendaraan operasional Rangga dan dua unit sepeda motor trail dikerahkan untuk mempercepat mobilisasi petugas. Tim juga menggunakan perahu karet untuk menyisir titik lokasi korban tenggelam.
Proses pencarian berlangsung sekitar satu jam lebih. Pada pukul 11.24 WIB, korban akhirnya ditemukan. Namun, saat diangkat ke permukaan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. “Anggota Pleton 3 segera melakukan pencarian menggunakan perahu karet. Tidak lama berselang, korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ungkap Mahdiar.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban merupakan pria dengan perkiraan usia antara 20 hingga 30 tahun. Ia memiliki kulit agak gelap, mengenakan celana pendek hitam dan kaos kutang putih, dengan lapisan kaos hitam. Di pergelangan tangan kirinya terpasang gelang tali berwarna hitam. Ciri lainnya, bagian gigi tengah korban dalam kondisi ompong.
Baca Juga: BPBD Tangerang Ingatkan Warga Waspada Bencana, Tak Perlu Panik
Petugas juga menemukan sejumlah peralatan di sekitar korban, yakni tang plintir dan kunci pas ukuran 10. Namun, tidak ditemukan identitas diri apa pun pada tubuh korban. “Ciri-ciri khusus korban memakai gelang tali hitam di pergelangan tangan kiri. Di sekitar korban ditemukan alat berupa tang plintir dan kunci pas ukuran 10. Hingga saat ini identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen pengenal,” jelas Mahdiar.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang menggunakan ambulans swasta Malika untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. BPBD mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau mendatangi RSUD Kabupaten Tangerang guna proses identifikasi. (ari)



















